BGN Pertahankan 41 Dapur MBG Milik Putri Pimpinan DPRD

BGN

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang menjawab pertanyaan wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (20/11/2025). Dok: ANTARA

Berandaindonesia.com, Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) memutuskan tetap mengoperasikan 41 dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG) milik Yasika Aulia Ramdhani. Yasika merupakan putri Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan Yasir Machmud dari Partai gerinndra.

Dapur-dapur tersebut sudah melayani banyak penerima manfaat sehingga BGN mempertahankannya.

Wakil Kepala BGN Nanik S. Deyang menyampaikan hal tersebut di Kompleks Istana Kepresidenan. Menurutnya, BGN tidak akan menghentikan operasional dapur-dapur yang sudah berjalan.

“Ya, enggak lah, kan sudah jalan, masa dihentikan? Nanti bagaimana anak-anak yang terima manfaat?” kata Nanik, Jumat (21/11).

Namun demikian, BGN akan melakukan evaluasi terhadap kinerja seluruh dapur tersebut. Nanik menegaskan pihaknya akan memperketat aturan ke depan.

Baca Juga  112 Dapur MBG Ditutup Badan Gizi Nasional Karena Langgar SOP

“Kita evaluasi, ya. Kalau misalnya dapurnya jalan baik-baik ya kan. Itu peraturan yang lalu, ke depan nanti kita tegakkan lagi,” ucap Nanik.

Terkait dengan pelanggaran, Nanik menjelaskan BGN kesulitan mengidentifikasi pemilik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Pasalnya, pendaftaran dapur-dapur tersebut menggunakan nama berbeda sehingga melampaui batas tersebut.

“Karena di sistem kalau sudah 10 ini langsung tutup. Berarti kalau dia bisa lebih, itu berarti pakai nama lain,” ucapnya.

BGN Memprioritaskan Yayasan Pendidikan dan Sosial untuk Membuka Dapur MBG

Selanjutnya, Nanik menjelaskan latar belakang kebijakan penerimaan SPPG. Pada awal program, pemerintah mengutamakan yayasan pendidikan dan sosial. Namun karena tingginya permintaan, pemerintah membuka kesempatan lebih luas.

Baca Juga  Walikota Munafri: Lorong Literasi Jadi Wajah Baru Kota Makassar

“Kalau dari awal kita melihat Pak Prabowo itu kan maunya sebetulnya yang ikut ini banyak yayasan yang bergerak dalam bidang pendidikan dan sosial, maksudnya dulu yayasan. Tapi kan kemudian juga dikejar, ‘oh kita kan targetnya harus,’ anak-anak kan pada minta tuh, ’aduh, kita belum dapat nih MBG,” kata Nanik.

“Akhirnya kan, oke, bagaimana untuk mempercepat terbentuknya SPPG itu, ya kita mintalah siapa yang mampu untuk bisa membangun dapur itu, begitu ya. Ya nanti kita sambil lihat ya,” imbuhnya.

Kasus ini mencuat setelah publik mempertanyakan konsentrasi kepemilikan dapur MBG. Yasika menguasai 41 dapur yang tersebar di empat daerah Sulawesi Selatan.

News