NasDem Dorong Ambang Batas Menjadi 7 Persen

NasDem

Surya Paloh saat acara pelepasan tim safari NasDem di NasDem Tower, Jakarta Pusat. (CNN Indonesia/Taufiq Hidayatullah)

Berandaindonesia.com, Jakarta – Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, mendorong kenaikan ambang batas parlemen menjadi tujuh persen demi menyederhanakan sistem multipartai Indonesia menuju selected party.

Paloh menyampaikan hal itu usai pelepasan Tim Safari NasDem Pulau Jawa di NasDem Tower, Jakarta Pusat, Sabtu (21/2/2026). Ia mengungkapkan bahwa fraksi NasDem di DPR tengah membahas usulan nilai ambang batas parlemen bersama Komisi II.

“Sedang digodok oleh kawan-kawan di DPR ya, fraksi DPR, tentu dengan Komisi II. Saya serahkan dulu pada mereka untuk bersama dengan para pimpinan fraksi lainnya,” kata Surya Paloh.

Paloh pun memberi sinyal bahwa partainya konsisten dengan usul lama, yakni ambang batas tujuh persen. Ia menegaskan perubahan sistem ini penting demi demokrasi yang lebih efektif.

Baca Juga  Diterpa Rumor Hengkang ke PSI, RMS dan DPW Sulsel Jadi Tuan Rumah Rakernas Nasdem

“NasDem berpikir sejujurnya dari sistem multipartai, kalau bisa kita berubah menjadi selected party, itu jauh lebih efektif bagi implementasi hasil manfaat kebebasan demokrasi yang kita miliki. Jadi agak bisa jadi perenungan bagi kita,” ujar Paloh.

Sementara itu, ketentuan ambang batas parlemen sendiri termuat dalam UU Pemilu. Tahun ini, revisi undang-undang tersebut masuk Prolegnas 2026 untuk Komisi II DPR bahas lebih lanjut.

Namun, Mahkamah Konstitusi (MK) sebelumnya sudah meminta agar DPR mengkaji ulang ambang batas empat persen melalui Putusan Nomor 116/PUU-XXI/2023. MK menyatakan angka ambang batas tetap berlaku selama DPR dan pemerintah menetapkannya berdasarkan kajian memadai.​​​​​​​​​​​​​​​​

News