LPDP Hitung Nilai Pengembalian Dana Beasiswa AP dan DS

LPDP

Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Sudarto. Foto: ANTARA

Berandaindonesia.com, Jakarta – Direktur Utama LPDP Sudarto menegaskan, lembaganya menghitung total dana beasiswa yang harus dikembalikan alumni berinisial AP, suami DS. Keduanya di minta LPDP kembalikan dana tersebut setelah viral akibat unggahan paspor Inggris anaknya di media sosial.

“Kalau (uang) yang dikembalikan, masih dihitung. Kami ada datanya, ada hitung-hitungannya,” kata Sudarto dalam taklimat media di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (25/2).

Sudarto menjelaskan, AP menjalani masa studi dua periode, yakni 2015–2016 dan berlanjut pada 2017–2021. Oleh karena itu, LPDP perlu menghitung seluruh dana pendidikan beserta bunganya dari dua periode studi tersebut. Sudarto juga memastikan pihaknya akan mengumumkan angka pengembalian itu kepada publik, mengingat kasus ini menyangkut kepentingan masyarakat luas.

Baca Juga  DBH DKI di Potong Rp15 Triliun, Purbaya Janji Naikkan Kembali

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan AP bersedia mengembalikan seluruh dana beasiswa kepada negara.

“Bosnya LPDP sudah berbicara dengan suami yang bersangkutan. Dan dia sepertinya sudah setuju untuk mengembalikan uang yang di gunakan dari LPDP. Jadi termasuk bunganya loh. Uang LPDP kan kalau saya taruh uang itu di bank, ya kan ada bunganya, kan dengan treatment yang fair,” ujar Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa edisi Februari 2026, Senin (23/2).

Selain itu, Purbaya juga menyayangkan sikap alumni tersebut yang di nilai menghina negara lewat unggahan media sosial. Ia menekankan, dana LPDP bersumber dari pajak rakyat dan sebagian dari utang negara.

Baca Juga  Andra Soni Fokuskan Program Pendidikan dan Jalan Desa

“Itu uang dari pajak dan sebagian dari utang yang kita sisihkan untuk memastikan SDM kita tumbuh. Tapi kalau di gunakan untuk menghina negara ya kita minta uangnya dengan bunganya kalau gitu,” tegasnya.

Tak hanya itu, Purbaya juga menyatakan akan memasukkan nama AP ke daftar hitam sehingga AP tidak bisa bekerja di lingkungan pemerintahan.

Adapun polemik ini bermula dari unggahan DS di Instagram pribadinya pada Jumat, 20 Februari 2026. Dalam video itu, DS memperlihatkan paspor Inggris anak keduanya yang baru memperoleh kewarganegaraan Inggris.​​​​​​​​​​​​​​​

News