Pilkada Langsung di DPRD

Editorial Beranda25

Berandaindonesia.com, Makassar–Lagi-lagi, Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) yang selama ini bersifat langsung, bakal kembali dipilih oleh anggota legislatif di DPRD. Gagasan ini bermula pada Hari Ulang Tahun Partai Golkar, melalui pidato ketua umum Bahlil Lahadalia. Sambutan Presiden Prabowo Subianto pada peringatan Ultah Golkar itu ikut memperkuat gagasan kembali pilkada melalui DPRD.

Perkembangannya makin mendekati 100 persen, dimana hanya Fraksi PDI Perjuangan yang menolak. Fraksi PKS masih mempertimbangkan. Sedangkan fraksi yang tergabung ke dalam koalisi pemerintah, terang-terangan setuju. Fraksi tersebut adalah Partai Golkar, Partai Gerindra, Partai PAN, Partai PKB, Partai Nasdem, dan Partai Demokrat.

Editorial Kanal Beranda25 kali ini menghadirkan kembali Kepala Produksi Beranda25 Maqbul Halim dan Pemimpin Redaksi Media Online Berandaindonesia.com Sofyan Basri. Mereka berdua mengupas gagasan ini pada sudut pandang berbeda. Misalnya, bahwa yang paling rugi jika pilkada kembali lagi ke DPRD, bukan langsung seperti selama ini, adalah para konsultan politik, lembaga survei, percetakan, tim sukses, dan seterusnya. Mereka lebih rugi daripada rakyat itu sendiri, dan karena itu, janganlah rakyat menjadi pihak yang terdepan menyuarakan ketidak-setujuan dan kecemasan.

News