E D I T O R I A L
Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) merayakan HUT-nya ke-18 di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, 6 Agustus 2026. Perayaan ini dihadiri ratusan kader dan tamu undangan. Suara teriakan “Prabowo Presiden 2 Periodeā bergemuruh. Kebulatan tekad kader Partai Gerindra ini dipimpin oleh Ketua Dewan Kehormatan Partai Gerindra Ahmad Muzani.
Berbagai Partai Politik (Parpol) sudah menyatakan dukungan untuk Prabowo Subianto menjadi Presiden RI 2 periode. Hingga hari ini, sudah ada dua parpol yang terang memberikan dukungan Prabowo untuk presiden periode (2029-2034), yaitu Partai PAN (Partai Amanat Nasional) dan Partai PKB (Partai Kebangkitan Bangsa).
Wakil Ketua Umum PAN Eddy Soeparno menjamin partainya bakal mendukung Prabowo Subianto kembali pada Pemilu Pilpres 2029. Menurut Eddy, dari awal Ketum PAN Zulkifli Hasan sudah memberikan gambaran bahwa Partai PAN-lan yang paling konsisten mendukung pencapresan Prabowo dalam tiga kali kesempatan, Piplres 2014, Pilpres 2019, dan Pilpres 2024. Di sini, Eddy mungkin ingin menyatakan bahwa dukungan PAN kepada Prabowo untuk periode kedua pada 2029 tidak perlu lagi diragukan.
Ketum PKB Muhaimin Iskandar menyebutkan bahwa partainya puas terhadap kinerja Presiden Prabowo. Atas dasar itulah partainya akan mendukung untuk lanjut ke 2029-2034. Hanya saja pada sisi lain, kader PKB mensyaratkan bahwa jika Prabowo ingin mendapatkan dukungan sungguh-sungguh dari PKB, maka Prabowo disarakan memilih Ketum Muhaimin Iskandar sebagai wakilnya. Seperti itulah umumnya media memberikan “tone” terhadap dukungan Partai PKB ini.
Partai Solidaritas Indonesia (PSI) juga sudah yakin mendukung periode ke-2 untuk Prabowo. Dedek Prayudi, Ketua DPP PSI telah mengeluarkan pernyataan bahwa Partai Gajah ini tetap memberikan dukungan kepada Prabowo pada Pilpres 2029 nanti. Dukungan dari Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) telah disampaikan, baik sebagai pribadi maupun sebagai pendukung berat Partai PSI.
Awal tahun 2025 lalu, Sekjen PSI Raja Juli Antoni juga menyatakan bahwa partainya akan memberikan dukungan kepada Prabowo pada Pipres 2029. Dukungan PSI itu disampai Raja Juli tidak lama setelah Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Gerindra di Hambalang awal Februari 2025. Pada kesempatan KLB itu, kader, simpatisan dan struktur Partai Gerindra dari seluruh Indonesia berhadap Prabowo Subianto bersedia untuk dicalonkan kembali para Pilpres 2029 nanti.
Dukungan terhadap Prabowo untuk kembali maju di Pilpres 2029 juga disampaikan langsung Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia. Menurut Bahlil, Golkar tidak perlu mencari sosok lain karena Prabowo-lah saat ini sebagai satu-satunya sosok terbaik. Alasan lain menurut Bahlil kenapa Prabowo sebagai sosok terbaik, yakni bahwa Prabowo juga mantan kader Golkar, dan sempat ikut konvensi Capres di Golkar untuk Pilpres 2004.
Dengan demikian, sudah ada lima parpol yang telah memberikan dukungan kepada Presiden Prabowo untuk periode kedua. Kelima partai itu adalah Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai PSI, Partai PAN, dan Partai PKB.
Terkait dukungan dini dari lima partai di atas kepada Prabowo, PDI Perjuangan memberikan respon. Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyatakan bahwa setiap partai politik memiliki strategi masing-masing dalam menyampaikan sikap politiknya, misalnya mendukung sosok siapa pada Pilpres 2029 nanti. PDIP, kata Hasto, menghormati keputusan parpol-parpol yang telah menyatakan dukungan tersebut. Bagi Hasto, PDIP saat ini masih fokus pada persoalan-persoalan kerakyatan yang masih banyak masalah.
Siapa Cawapres Prabowo
Terkait siapa pendamping Prabowo kontestasi Pilpres 2029 untuk periode kedua, sebagian besar parpol yang sudah memberikan dukungan, belum memberikan gambaran tentang siapa pendampingnya. Sekjen Partai Gerindra Sugiono mengatakan partai belum membahas itu. Seperti disebutkan di atas, kader PKB mensyaratkan Muhaimin Iskandar sebagai pendamping Prabowo. Namun itu baru aspirasi anggota dan kader PKB.
Partai PAN juga tidak menyebut dukungan kepada siapa sebagai pendamping Prabowo. Kata Eddy soal cawapres Prabowo, itu tergantung simbiosis dan kerja sama. Partai Golkar pun juga demikian, tidak mengisyaratkan pembahasan sosok bakal cawapres Prabowo pada Pilpres 2029.
Dukungan untuk cawapres untuk Prabowo sudah disuarakan dengan tegas Partai PSI. Saat Presiden Prabowo menghadiri Kongres PSI di Solo, kader dan peserta kongres mengelukan-elukan dukungan untuk Prabowo-Gibran para Pilpres 2029. PSI tetap paketkan Prabowo-Gibran.
Pilpres masih akan digelar 3,5 tahun lagi. Namun partai-partai politik sudah mulai melakukan “menuver politik” memastikan calon presiden yang akan diusung. Manuver ini memperlihatkan seolah parpol-parpol mengabaikan janji-janji politik untuk melayani rakyat. Ngomong parpol tentang capres 2029 ini semakin meyakinkan bahwa parpol makin berjarak dari rakyat. Rakyat butuh pelayanan, butuh pekerjaan untuk bertahan dalam situasi tekanan ekonomi yang semakin berat. Namun yang terjadi justru elite partai-partai lebih mengedepankan nasibnya sendiri-sendiri.