Golkar Sebut Semua Fraksi DPR Sepakat soal Anggaran MBG Termasuk PDIP

Anggaran MBG

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Yahya Zaini. Foto: CNN Indonesia

Berandaindonesia.com, Jakarta – Wakil Ketua Komisi IX DPR Fraksi Golkar, Yahya Zaini, menegaskan seluruh fraksi termasuk PDIP menyetujui alokasi anggaran MBG. Anggaran tersebut disetujui dalam Badan Anggaran dan paripurna, sehingga pernyatan PDIP soal alokasi anggaran pendidikan dinilai kontradiktif dengan sikap merek.

Pernyataan Yahya ini merespons klaim Wakil Ketua Komisi X DPR dari Fraksi PDIP, MY Esti Wijayanti, bahwa program tersebut mengambil alokasi 20 persen dari anggaran pendidikan sebesar Rp223 triliun.

Yahya pun langsung membantah klaim tersebut. Ia menegaskan bahwa tidak ada satu pun fraksi yang menolak anggaran MBG saat pembahasan berlangsung di Banggar maupun saat pengesahan di rapat paripurna DPR.

“Semua fraksi di DPR sepakat dengan anggaran MBG yang telah disepakati oleh Banggar dan disahkan dalam paripurna DPR sehingga menjadi UU APBN. Termasuk Fraksi PDIP tidak ada yang menolak waktu pembahasan di Banggar dan paripurna. Sehingga menjadi keputusan yang bulat,” kata Yahya, Jumat (27/2).

Baca Juga  Jaksa Agung Janji Tindak tegas Jaksa yang Terjaring OTT KPK

Yahya bahkan secara khusus menyoroti posisi strategis PDIP dalam lembaga legislatif, yang menurutnya justru memegang kendali atas dua jabatan penting dalam proses pengesahan anggaran tersebut.

“Ketua DPR dari PDIP, Ketua Banggar juga dari PDIP. Mereka semua setuju dengan anggaran MBG,” imbuh dia.

Selain itu, Yahya juga mempertegas posisi kelembagaan Golkar dalam program MBG. Ia kemudian menjelaskan bahwa pengelolaan program tersebut bukan ranah partai politik. Yahya menjelaskan kerjasama antara yayasan dan Badan Gizi Nasional tersebut melibatkan masyarakat luas.

“Golkar secara institusi tidak terlibat dalam pengelolaan MBG karena bukan ranah partai politik. Pengelolaan MBG merupakan area kerjasama badan hukum yayasan dengan BGN yang secara luas di kerjakan oleh masyarakat,” katanya.

Baca Juga  Bahlil Lahadalia Deklarasikan akan Maju di Pileg 2029

Yahya turut menambahkan bahwa program serupa MBG sudah terbukti berhasil di banyak negara dan mampu menciptakan generasi emas. Jepang menjalankannya selama 137 tahun, Brazil 71 tahun, Korea Selatan 70 tahun, dan India 31 tahun.

PDIP Sebelumnya Ungkap Rp223,5 Triliun Anggaran Pendidikan Masuk ke MBG

Di sisi lain, Esti sebelumnya telah memaparkan secara rinci dasar hukum klaim PDIP tersebut. Ia merujuk langsung pada lampiran resmi UU APBN 2026 yang memuat alokasi anggaran pendidikan untuk program MBG.

“Itu juga secara bahwa Rp769 triliun anggaran pendidikan itu di antaranya di gunakan untuk MBG sebanyak sebesar Rp223,5 triliun. Itu resmi di dalam buku lampiran APBN,” kata, Rabu (25/2).​​​​​​​​​​​​​​

News