Menkeu Purbaya Minta Masyarakat Tak Banyak Protes Program MBG

Menkeu Purbaya

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Foto: (ANTARA FOTO/Bayu Pratama S)

Berandaindonesia.com, Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa meminta masyarakat tidak banyak protes terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pemerintah membutuhkan program ini untuk strategi pembangunan ekonomi Presiden Prabowo Subianto.

Purbaya menjelaskan, strategi pembangunan ekonomi Prabowo bertumpu pada tiga pilar utama Sumitronomics. Ketiga pilar itu meliputi pertumbuhan ekonomi tinggi, pemerataan, dan stabilitas sosial politik.

“Kalau itu nggak ada, high economic growth nggak bisa tercipta. Jadi Anda jangan protes kebanyakan MBG, ini memang program diperlukan oleh masyarakat,” kata Menkeu Purbaya dalam Economic Outlook di Graha CIMB Niaga, Jakarta, Kamis (12/2).

Lebih lanjut, Purbaya mengatakan MBG dan berbagai program sosial lainnya masuk dalam pilar pemerataan dan stabilitas. Tanpa pemerataan, pertumbuhan ekonomi tinggi tidak akan berkelanjutan.

Baca Juga  Wabup Intan Tinjau Sekolah Penerima Subsidi di Kelapa Dua

“Pilar yang lain juga dikembangkan dengan amat signifikan. Jadi kita nggak main-main dalam memperbaiki fondasi perekonomian kita,” ucap Menkeu Purbaya.

Selain itu, Purbaya menyinggung kondisi Agustus 2025 yang sempat memanas ketika gelombang protes terjadi di berbagai daerah. Kondisi itu menunjukkan pertumbuhan ekonomi saja tidak cukup tanpa pemerataan.

Sejak September 2025, pemerintah mulai menghidupkan kembali mesin pertumbuhan ekonomi melalui kombinasi kebijakan fiskal, moneter dan sektor riil. Dari sisi fiskal, pemerintah mempercepat belanja kementerian dan lembaga agar dana cepat masuk ke sistem perekonomian.

“Saya bilang kalau ekonominya bagus, mereka gampang cari kerja, mereka akan sibuk cari kerja, apa yang dia mau tercapai. Ini yang terjadi sekarang, tiba-tiba demo hilang kan, karena kita berhasil membalik arah ekonomi dengan mengaktifkan pilar-pilar pertumbuhan ekonomi kita dan ini akan kita teruskan ke depan,” imbuh Menkeu Purbaya.​​​​​​​​​​​​​​​​

News