Jokowi Tolak Tawaran Jadi Wantimpres dan Pilih Tinggal di Solo

Jokowi

Presiden Ketujuh RI, Joko Widodo merespons kabar akan menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres). (CNN Indonesia/Rosyid)

Berandaindonesia.com, JakartaMantan Presiden Jokowi menolak rumor tentang pengangkatannya sebagai anggota Dewan Pertimbagan Presiden di tengah wacana reshuffle Kabinet Merah-Putih awal 2026. Ayah Wapres Gibran itu menegaskan keinginannya tetap tinggal di kampung halamannya.

Jokowi menyampaikan penolakan tersebut dan memilih tidak berkomentar panjang soal kabar pengangkatannya.

“Sudahlah saya di Solo aja,” ujar Mantan Presiden RI ke-7 di Stadion Manahan Solo, Jumat (13/2).

Wartawan menanyakan apakah Presiden Prabowo Subianto sudah membicarakan kedudukannya di Wantimpres. Namun, mantan Wali Kota Solo ini tidak memberikan jawaban. Ia malah kembali menegaskan keinginannya menetap di Solo.

“Sudah saya sampaikan, saya di Solo aja sudah,” kata dia.

Baca Juga  Bamsoet Dukung Prabowo untuk Tata Ulang Sistem Politik Indonesia

Isu Jokowi masuk Wantimpres sebenarnya bukan hal baru. Kabar serupa pertama kali muncul menjelang purna tugasnya sebagai presiden pada September 2024.

Kemudian, isu tersebut kembali mencuat pada 2025. Sebuah lembaga survei bahkan merilis hasil jajak pendapat yang menunjukkan 80,5 persen masyarakat setuju Jokowi menjadi Ketua Wantimpres.

Memasuki awal 2026, isu ini kembali mengemuka. Wacana reshuffle Kabinet Merah-Putih membuat spekulasi pengangkatan Mantan Presiden RI ke-7 itu semakin menguat.​​​​​​​​​​​​​​​​

News