Komisi I DPR Desak SOP Baru Pengamanan Bandara Imbas Penembakan Smart Air di Papua

Komisi I DPR RI

Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PKB Syamsu Rizal. Foto: Ist

Berandaindonesia.com, Jakarta – Anggota Komisi I DPR RI Syamsu Rizal desak pemerintah membentuk SOP khusus pengamanan bandara di Papua. Hal tersebut Syamsu Rizal suarakan setelah adanya Insiden penembakan pesawat Smart Air di Bandara Korowai Batu, Papua Selatan. Insiden itu kemudian menewaskan pilot dan co-pilot.

Politisi dari PKB yang akrab disapa Deng Ical itu menilai insiden ini bukan kejadian biasa. Ia menegaskan kasus ini mengungkap kelemahan serius dalam sistem deteksi dan pengamanan dini di obyek vital bandara.

“Itu menjadi perhatian utama kita, salah satu yang menjadi perhatian utama kita termasuk mengungkapkan kelemahan pengamanan,” ujar Syamsu di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (19/2).

Baca Juga  Pramono Tegaskan Hanya Menjabat Gubernur DKI Satu Periode

Legislator Komisi I Fraksi PKB itu kemudian mengingatkan bahwa bandara merupakan sarana vital yang menopang hampir seluruh aktivitas masyarakat. Ia menyebut ketergantungan masyarakat Papua terhadap transportasi udara sangat tinggi, sehingga gangguan keamanan berdampak luas.

“Bandara itu adalah sarana yang sangat vital. Kalau tidak ada rasa aman, orang bisa membatalkan kunjungannya, orang bisa membatalkan event-nya, dan yang paling utama tidak memberikan keyakinan kepada masyarakat kita, masyarakat Indonesia di Papua,” katanya.

Oleh karena itu, Syamsu selaku Anggota Komisi I DPR RI, mendorong pemerintah segera menyusun prosedur tetap atau SOP baru. Ia menekankan SOP tersebut harus lebih spesifik untuk penerbangan dan pengamanan bandara di Papua. Menurutnya, standar yang ada saat ini belum cukup menjamin keselamatan awak dan penumpang di wilayah tersebut.

Baca Juga  Aswar Hasan Eks KPI Pusat Wafat di Makassar

Selain itu, ia juga menekankan sinergi antara aparat keamanan harus segera pemerintah perkuat. Langkah ini ia nilai penting agar seluruh bandara di Papua memiliki standar keamanan yang seragam dan lebih tinggi.

“Terutama pengamanan lah, termasuk bergerak bersama dengan kepolisian hingga nanti semua bandara itu memiliki standar khusus pengamanan lah intinya,” pungkas Syamsu.​​​​​​​​​​​​​​​​

News