Berandaindonesia.com, Makassar–PT Nindya Karya menggelar kegiatan Campus Hiring di Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (Unhas), Gowa. Salah satunya adalah penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara kedua pihak. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis menjaring talenta muda sekaligus memperkuat kolaborasi antara dunia industri dan perguruan tinggi.
Penanda-tanganan MoA berlangsung di Lecturer Theater 1 Gedung CSA, Rabu (25/2/2026. Kegiatan ini menghadirkan 300 peserta sebagai momentum komitmen bersama dalam pengembangan sumber daya manusia unggul di bidang teknik dan konstruksi.
Direktur Utama PT Nindya Karya, Ir. Firmansyah, ST.IPU, dalam sambutannya menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah nyata perusahaan dalam membangun ekosistem talenta yang berkelanjutan.
Ia menyampaikan bahwa kebutuhan industri konstruksi ke depan menuntut kehadiran insinyur muda yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga adaptif dan memiliki integritas tinggi.
Sementara itu, Direktur Pengembangan Bisnis dan Sumber Daya Manusia PT Nindya Karya, Eduard Batubara, SE, menekankan pentingnya kesiapan lulusan dalam menghadapi dinamika industri yang terus berkembang.
Ia menjelaskan bahwa perusahaan membuka ruang luas bagi talenta muda untuk berkembang melalui berbagai program pengembangan karier dan leadership. Menurutnya, sinergi antara kampus dan industri menjadi kunci dalam menciptakan sumber daya manusia yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Beliau menambahkan, Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin telah terbukti melahirkan banyak profesional unggul yang kini berkiprah di Nindya Karya, bahkan sekitar 10 persen karyawan perusahaan berasal dari alumni Unhas yang menempati berbagai posisi strategis
Dekan Fakultas Teknik Unhas, Prof. Dr-Eng. Ir. Muhammad Isran Ramli, menyambut positif kerja sama tersebut sebagai bentuk konkret penguatan hubungan antara dunia akademik dan dunia kerja.
Ia menilai bahwa kolaborasi ini akan memberikan manfaat besar bagi mahasiswa dalam memperoleh pengalaman praktis serta akses langsung ke dunia industri. Ia juga menegaskan bahwa Fakultas Teknik Unhas berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga mampu menjadi pemimpin di masa depan.
Dukungan juga datang dari Ketua Ikatan Alumni Teknik Unhas, Ir. Muhammad Sapri Pamulu, PhD, IPU, yang menyoroti pentingnya peran alumni dalam menjembatani hubungan antara kampus dan industri.
Ia menyatakan bahwa alumni memiliki posisi strategis dalam membuka peluang dan memperkuat jaringan profesional bagi lulusan baru, sehingga dapat memperluas dan memperkuat peluang dan jaringan tersebut.
Penandatanganan MoA antara Fakultas Teknik Unhas dan PT Nindya Karya menjadi bagian penting dari rangkaian acara. Kesepakatan tersebut mencakup pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Termasuk juga penyelenggaraan berbagai kegiatan bersama seperti kuliah tamu, seminar praktisi, program magang, job fair, dan campus hiring.
Kolaborasi Tingkat Program
Selain itu, kerja sama juga mencakup pemanfaatan tenaga ahli dari kalangan dosen serta kolaborasi lintas program studi teknik. MoA ini berlaku selama tiga tahun dan menegaskan komitmen kedua pihak terhadap prinsip transparansi serta anti korupsi sesuai standar internasional.
Dalam sesi berbagi pengetahuan yang dipandu oleh Ir.Amril Taufik Gobel, ST, IPU, Asean Eng., Technical Advisor Nindya Learning Center PT Nindya Karya sebagai moderator, , Ir. Habibie Razak, IPU., FIEAust., CPEng., EngExec., IntPE(Aus), yang merupakan Chairman BKS PII. Dan Regional Director (Energy) Surbana Jurong Group Indonesia & ASEAN, memaparkan peluang besar bagi insinyur Indonesia di tengah era transisi energi.
Ia menjelaskan bahwa sektor energi, termasuk energi terbarukan, LNG, dan ekosistem kendaraan listrik, membuka ruang luas bagi peran insinyur multidisiplin. Indonesia sendiri memiliki potensi besar, termasuk cadangan panas bumi yang mencapai sekitar 40 persen dari total dunia.
Ia juga menekankan pentingnya kompetensi masa depan yang mencakup penguasaan teknologi digital, keberlanjutan, serta etika profesi, sebagai bekal untuk bersaing di tingkat global
Paparan dari SVP Human Capital PT Nindya Karya, Ir. Deni Dwiraharja, ST, MT, turut memberikan gambaran mengenai peluang karier di perusahaan tersebut. Ia menyampaikan bahwa Nindya Karya membuka ratusan posisi bagi lulusan teknik dan non-teknik, dengan proses seleksi yang meliputi tahapan administrasi, psikotes, wawancara, hingga pemeriksaan kesehatan.
Selain itu, perusahaan juga memiliki sistem pengembangan SDM yang terstruktur melalui berbagai program pelatihan dan pengembangan kepemimpinan, serta didukung oleh Nindya Learning Center sebagai pusat peningkatan kompetensi karyawan
Melalui kolaborasi yang semakin erat, diharapkan lahir generasi insinyur yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap menghadapi tantangan global serta berkontribusi nyata bagi pembangunan nasional.[]