Berandaindonesia.com, Makassar–Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin kembali menyelenggarakan kegiatan ilmiah bertaraf internasional dalam bentuk Visiting Lecture, menghadirkan pakar terkemuka di bidang riset nyeri, Prof. Andrew SC Rice, MBBS, MD, FRCP, FRCA, FFPMRCA.
Dia merupakan Professor of Pain Research di Imperial College London sekaligus Presiden International Association for the Study of Pain (IASP), organisasi multidisiplin global yang menaungi ribuan anggota dari lebih dari 100 negara.
Kegiatan ini mengangkat tema “Update on Clinical Management of Neuropathic Pain and Potential Research Topics in Indonesia”, dan berlangsung pada Sabtu, 12 Juli 2025, pukul 09.00–11.00 WITA, bertempat di Aula Lantai 5, Gedung Fakultas Kedokteran Unhas. Acara ini terselenggara atas kerja sama dengan Indonesian Pain Society, sebagai perwakilan resmi IASP di Indonesia.
Dalam pemaparannya, Prof. Rice memaparkan berbagai pendekatan mutakhir dalam penatalaksanaan klinis nyeri neuropatik, mencakup perkembangan terapi farmakologis, teknologi intervensi, serta tantangan dalam proses diagnosis, khususnya di negara berkembang. Ia juga menekankan pentingnya pengembangan riset lokal yang kontekstual dengan karakteristik populasi Indonesia, serta mendorong terbukanya peluang kolaborasi riset multidisiplin berskala global di bidang nyeri kronis.
Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Dekan Bidang Perencanaan, Sumber Daya, dan Alumni Prof. dr. Firdaus, Ph.D., Sp.MK(K); Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Dr. dr. Andi Alfian Zainuddin, M.KM; serta Kepala Pusat Program Pendidikan Dokter Spesialis Dr. dr. Andi Muhammad Takdir Musba, Sp.An-TI., KMN. Sivitas akademika FK Unhas juga hadir dalam kegiatan ini, termasuk para dosen, dokter spesialis, serta residen dari berbagai bidang keilmuan.
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi interaktif yang berlangsung penuh antusiasme, menunjukkan bahwa topik manajemen nyeri masih menjadi isu strategis yang perlu terus dikembangkan, khususnya dalam konteks pelayanan dan penelitian medis di Indonesia.