DPR RI Setujui Dana Hibah dari Pemerintah Jepang untuk Pengadaan Kapal Patroli TNI AL

DPR RI

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Akbarshah Fikarno saat menyampaikan laporan Komisi I DPR RI di Rapat Paripurna DPR RI ke-14, (19/2). Foto: TVR PARLEMEN

Berandaindonesia.com, JakartaDPR RI resmi menyetujui penerimaan hibah senilai 1,9 miliar Yen Jepang dari Pemerintah Jepang. Dana hibah tersebut digunakan untuk pengadaan kapal patroli TNI AL, melalui program Office Security Assistance (OSA) TA 2025.

Ketua DPR RI Puan Maharani memimpin jalannya rapat paripurna. Ia langsung menanyakan persetujuan kepada peserta sidang.

“Selanjutnya kami menanyakan kepada sidang dewan yang terhormat, apakah laporan Komisi I DPR RI atas persetujuan penerimaan hibah patrol boat 18 m class dari Pemerintah Jepang dapat di setujui?,” tanya Puan Kamis (19/2).

Seluruh peserta rapat pun kompak menjawab, “Setuju.”

Sebelumnya, Komisi I DPR RI bersama Kementerian Pertahanan dan TNI sudah membahas hibah ini dalam rapat kerja pada Selasa (10/2). Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan kemudian mengungkapkan Indonesia juga pernah menerima hibah serupa pada 2024.

Baca Juga  Sekda Jufri Rahman Usulkan Sulsel Jadi Lokus Program TEKAD Kemendes PDT

Donny merinci nilai hibah tahun ini hampir dua kali lipat dari tahun lalu. Ia menegaskan dana hibah ini cukup untuk pengadaan tiga hingga empat unit kapal patroli.

“Tahun lalu kita mendapatkan dua kapal senilai 1 miliar Japan Yen. Tahun ini, 2025 yang lalu, di-rapatkan tadi, kita juga mendapatkan 1,9 miliar Japan Yen. Ini tadi kita rapat dengan Komisi I DPR RI, pada intinya Pemerintah dan DPR setuju untuk menerima hibah dari Pemerintah Jepang tersebut,” kata Donny.

Lebih lanjut, Donny menjelaskan manfaat hibah ini dari tiga aspek sekaligus. Dari sisi operasional, kapal patroli ini sangat cocok untuk perairan Indonesia. Dari sisi ekonomi, Indonesia tidak perlu mengeluarkan anggaran APBN sama sekali.

Baca Juga  BPI Danantara Bermitra dengan Komisi VI dan XI DPR RI

“Kita tinggal menerima, memang peralatan yang ada secukupnya untuk non-kombatan. Kemudian berikutnya dari aspek hubungan luar negeri, ini akan mempererat hubungan kerja sama kita dengan Jepang,” ujar Donny.

Dengan demikian, tambahan armada kapal patroli ini nantinya akan memperkuat kemampuan TNI AL dalam menjaga keamanan perairan Indonesia.​​​​​​​​​​​​​​​​

News