Ahmad Ali: PSI Terbuka untuk Rusdi Masse

Ahmad Ali

Ketua Harian DPP PSI Ahmad Ali. Foto: psi.id

Berandaindonesia.com, MakassarPartai Solidaritas Indonesia (PSI) membuka peluang masuknya tokoh berpengalaman untuk perkuat basis partai di kawasan Timur Indonesia. Ketua Harian DPP PSI Ahmad Ali menegaskan partai tidak menutup pintu bagi figur strategis seperti rusdi masse.

“Kalau ada figur yang punya rekam jejak, punya basis, dan mau berjuang untuk rakyat, tentu itu menjadi kekuatan. PSI tidak menutup pintu. Kita justru membuka diri,” kata Ahmad Ali saat Rakorwil PSI Sulsel-Sulbar di Claro Hotel Makassar, Selasa (28/1).

Ahmad Ali menyebut Rusdi Masse sebagai salah satu figur potensial yang bisa bergabung dengan PSI. Ia menilai mantan politisi itu memiliki pengalaman, pengaruh, dan pemahaman mendalam soal dinamika politik daerah di kawasan timur Indonesia.

Selain itu, Ahmad Ali juga mengungkapkan optimisme PSI menjelang Pemilu 2029. Pada dasarnya, ia meyakini kepemimpinan Ketum PSI Kaesang Pangarep akan menjaga semangat kader tetap menyala jika di dukung kerja kolektif dan masuknya figur berpengalaman.

Baca Juga  Rusdi Masse Naik Daun di NasDem, Jabat Pimpinan Komisi III

“Insyaallah dengan Mas Kaesang, ada Ahmad Ali dan insyaalah besok ada Rusdi Masse bergabung, dengan kerja bersama, PSI punya masa depan. Dan PSI bisa menjadi partai yang mewakili aspirasi Rakyat di 2029 nanti,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Harian DPP PSI itu  juga menegaskan partainya menargetkan lolos parliamentary threshold pada Pemilu 2029. Oleh karena itu, target tersebut akan di wujudkan melalui penguatan struktur organisasi dan keterbukaan terhadap kekuatan baru yang memiliki komitmen sama.

“Target kita jelas. Tahun 2029, PSI harus menjadi partai yang benar-benar bisa mewakili aspirasi Indonesia,” tutup Ahmad Ali.

Dalam kesempatan itu, Ahmad Ali menegaskan bahwa PSI menerapkan struktur organisasi yang egaliter. Menurutnya, seluruh jenjang kepengurusan dari DPP hingga DPC memiliki kedudukan setara tanpa ada yang merasa paling berkuasa.

“Di PSI tidak ada yang merasa paling atas. DPP, DPW, DPD, dan DPC itu sejajar. Kita berkumpul untuk mendengar keluhan dan persoalan di daerah, karena masalah mereka adalah masalah partai,” tegasnya.

Baca Juga  Rusdi Masse Tetap di Nasdem, Anak di PSI

Ahmad Ali: Ini partai super terbuka, bukan hanya jargon

Ia menjelaskan konsolidasi partai bukan ajang memberi instruksi sepihak. Sebaliknya, PSI justru fokus mendengarkan persoalan riil yang dihadapi kader di daerah sebagai wujud keterbukaan partai.

“Ini partai super terbuka, bukan hanya jargon. Kalau daerah punya masalah, itu harus dibicarakan. Tidak bolah dipendam. Solidaritas dan gotong royong adalah pondasi PSI,” ujarnya.

Ia juga berbicara terbuka soal posisi PSI dalam perpolitikan nasional. Ia mengakui PSI masih berstatus partai kecil yang sedang berjuang keras untuk lolos parliamentary threshold.

“Kita ini partai liga rendah. Bukan ancaman buat siapa pun. Kita masih berjuang untuk lolos. Tapi justru karena itu kita sadar diri, mau bekerja, dan mau mendengar,” katanya.

News