Peluncuran Calendar of Event Makassar 2026 dijadwalkan berlangsung pada 19 Desember 2025, menjadi momentum penting menuju tahun penuh aktivitas dan gerak wisata di Kota Daeng.
Untuk desain logo CoE 2026, Dinas Pariwisata menggandeng Asosiasi Desain Grafis Indonesia (ADGI). Salah satu anggota ADGI yang turut terlibat merupakan desainer yang pernah membuat logo berbagai kementerian dan lembaga nasional.
“Mereka juga yang membantu proses seleksi logo HUT Kota Makassar kemarin. Filosofi logo CoE 2026 ini sangat luar biasa, sangat mewakili karakter Kota Makassar,” tambah Hendra.
Jelang peluncuran Calendar of Event (CoE) 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 19 Desember 2025, Pemerintah Kota Makassar terus mematangkan berbagai persiapan, mulai dari penyusunan daftar event hingga kurasi desain visual yang akan menjadi identitas CoE tahun depan.
Di bawah koordinasi Dinas Pariwisata, penyelenggara tengah merampungkan detail agenda yang terbagi dalam tiga kategori, supporting event, big event, dan top event.
Rangkaian kegiatan tersebut akan dihelat sepanjang tahun sebagai upaya menghidupkan ruang publik, menggairahkan pelaku Ekraf, serta menarik kunjungan wisatawan lokal, nusantara, hingga mancanegara.
Menurut pemaparan awal, sektor-sektor di jajaran Pemkot Makassar telah menyiapkan porsi kontribusi masing-masing. Dinas Pariwisata menggarap 19 event, disusul Dinas Pemuda dan Olahraga dengan 13 event, Dinas Perdagangan 3 event, Dinas Koperasi dan UMKM 3 event, serta BPSDM Makassar 2 event. Dan ada event lainya
Seluruhnya merupakan agenda pendukung yang mengisi kalender di luar rangkaian big event andalan kota. CoE 2026 juga akan diwarnai deretan big event yang dikemas lebih inovatif dan berkarakter.
Mulai dari Attayang sunset, ajang menikmati senja khas Pantai Losari, hingga festival UMKM berskala besar, pagelaran seni-budaya, event Ekraf terbaru, hingga kegiatan berskala internasional seperti Makassar International Writers Festival dan Makassar Half Marathon yang selama ini menjadi magnet bagi wisatawan datang di kota ini.
Berbagai event lain seperti Singara’ Rammang, HUT Dekranas 2026, hingga Pawai Festival Makan Ikan juga siap memperkaya pengalaman wisata budaya dan gastronomi khas Kota Daeng.
Dalam CoE 2026, Wali Kota juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas komunitas dan sektor kreatif. Ia meminta setiap bulan harus memiliki event besar yang jelas dan terjadwal.
Tidak ada lagi periode kosong tanpa agenda. Ia ingin agar seluruh OPD mempercepat proses perencanaan sehingga serapan anggaran dapat dimulai sejak awal tahun.
“Saya tidak mau lagi ada bulan tanpa event. Bulan satu harus sudah ada kegiatan besar. Anggaran sudah siap, jadi percepat,” sebutnya.
Dengan arahan tersebut, Pemerintah Kota Makassar menargetkan Calendar of Event 2026 menjadi yang paling komprehensif, kreatif, dan berdampak dalam sejarah penyelenggaraan event kota.
Juga, sekaligus memperkuat posisi Makassar sebagai pusat maritim, budaya, dan ekonomi kreatif di kawasan Indonesia Timur.
“Jadi, event-event besar Makassar pada 2026 harus berstandar kolaboratif, bukan sekadar menarik penonton dari luar daerah, tetapi juga menghadirkan mereka sebagai bagian dari kegiatan,” tutup Munafri.
Beberapa event 2026 diantaranya:
• Festival Muara
Pelaksana: Dinas Pariwisata Kota Makassar
• Attayang Sunset
Pelaksana: Dinas Pariwisata
• Makassar UMKM Skill Up Festival
Pelaksana: Dinas Koperasi & UKM
• Pagelaran Seni dan Budaya II tahun 2026
Pelaksana: Dinas Kebudayaan
• Pesta Parekma
Pelaksana: Dinas Pariwisata
• Makassar International Writers Festival (MIWF)
Pelaksana: Dinas Pariwisata
• Makassar Half Marathon
Pelaksana: Dinas Pemuda dan Olahraga
• HUT Dekranas
Pelaksana: Dinas Perdagangan Kota Makassar
• Singara Bulang
Pelaksana: Dinas Kebudayaan
• Indonesia Youth Summit 2026
Pelaksana: Dinas Pemuda dan Olahraga
• Festival Makan Ikan
Pelaksana: Dinas Pariwisata
• Makassar Jazz Festival
Pelaksana: Dinas Pariwisata
• Makassar International Jetski Championship 2026
Pelaksana: Dinas Pemuda dan Olahraga
• Rock in Celebes
Pelaksana: Dinas Pariwisata & Rock in Celebes
• Festival Kopi
Pelaksana: Dinas Pariwisata.