Berandaindonesia.com, Jakarta – Sekretaris Jenderal Partai Golkar Muhammd Sarmuji merespons pernyataan Presiden RI ke-7 Jokowi yang menyatakan akan bekerja mati-matian untuk PSI. Sarmuji menegaskan setiap partai peserta pemilu berpotensi menjadi kompetitor Golkar, termasuk PSI.
Dia menilai semua partai yang ikut pemilu adalah kompetitor potensial bagi Golkar. Namun, ia juga menyampaikan bahwa PSI lebih dulu harus lolos seleksi administratif.
“Bagi kami partai apapun yang menjadi peserta pemilu berpotensi menjadi kompetitor. Hanya saja PSI harus membuktikan diri, harus lolos seleksi administratif untuk bisa menjadi peserta pemilu,” kata Sarmuji, Minggu, (1/2).
Sekjen Golkar itu kemudian menekankan perbedaan status PSI dengan partai parlemen. Menurutnya, PSI masih harus melewati tahap verifikasi faktual. Sementara itu, partai yang sudah memiliki kursi di DPR tidak perlu melalui proses tersebut.
“Berbeda dengan partai yang sudah memiliki kursi di parlemen yang tidak harus melalui proses verifikasi faktual,” ujar Sarmuji.
Lebih lanjut, Sarmuji menganggap wajar bila Jokowi mendukung PSI secara maksimal. Pasalnya, putra Jokowi yakni Kaesang Pangarep menjabat sebagai Ketua Umum PSI. Dukungan seorang ayah kepada partai yang dipimpin anaknya merupakan hal lumrah.
“Ya wajar kalau Pak Jokowi mau membantu PSI maksimal karena putranya adalah Ketua Umumnya. Justru aneh kalau beliau tidak membantu PSI,” kata dia.
Pernyataan Sarmuji muncul setelah Jokowi berkomitmen penuh kepada PSI. Mantan presiden itu menyampaikan komitmennya dalam Rakernas PSI di Makassaar, Sulawesi Selatan (31/1).
“Saudara bekerja keras untuk PSI, saya pun akan bekerja keras untuk PSI,” ujar Jokowi.
Tak lama kemudian, Jokowi justru mempertegas komitmennya dengan pernyataan lebih kuat. Dia bahkan menggunakan kata “mati-matian” untuk menggambarkan dukungannya kepada PSI. Pernyataan itu disambut antusias peserta Rakernas.
“Saudara-saudara bekerja mati-matian untuk PSI, saya pun akan bekerja mati-matian untuk PSI!” teriak Jokowi yang di sambut tepuk tangan peserta Rakernas.