IAS Ketua Golkar Sulsel, Kursi DPR RI Golkar juga Bertambah

IAS Kursi Golkar

Ilham Arief Sirajuddin, Muhidin Said (Plt Ketua Golkar Sulsel), Supriansah (Pengurus DPP Golkar), dan Ballya (Pengurus DPP Golkar), foto bersama usai penyerahan rekomendasi diskresi dari Ketum Golkar Bahlil kepada IAS kemarin, Rabu, 24 Juni 2026 di kantor DPP Golkar Jakarta.

Meski IAS waktu itu mendapat dukungan dari mayoritas pemegang suara, namun SYL-lah yang terpilih secara aklamasi. IAS memutuskan untuk tidak melanjutkan pencalonannya hingga pada sesi pemungutan suara. IAS mundur sebagai calon.

Perjalanan selanjutnya, IAS menerima tawaran untuk menjadi kader Partai Demokrat. Partai yang diketuai Anas Urbaningrum ini adalah partai yang sedang berkuasa di bawah arahan Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY). IAS pun memimpin DPD Partai Demokrat Sulsel pada 2010 dan mengundurkan diri pada Mei 2014.

Pada Mei 2022, IAS resmi menyatakan diri kembali ke Partai Golkar. Publik menyebut kepastian di Golkar sebagai kembalinya IAS ke “rumah lama”. Sejak saat itu, IAS dan timnya sudah menyusun rencana untuk menahkodai DPD Golkar Sulsel.

Baca Juga  Talk Show Pendidikan KNPI Kota Makassar Angkat Dekolonisasi

Jelang Pemilukada Gubernur Sulsel 2024, IAS mencoba peluang untuk menjadi calon. IAS sempat mengambil formulir pencalonan pada beberapa partai. Namun pada akhirnya, hanya dua figur yang bertarung di Pilgub Sulsel 2024, yaitu Andi Sudirman Sulaiman (Incumbernt) dan Ramdhan Dany Pomanto (walikota Makassar).

Tidak sekadar menjadi penonton pada musim Pemilukada Serentak 2024, IAS memusatkan perhatian untuk memenangkan istrinya Aliyah Mustika sebagai calon wakil walikota, mendampingi Munafri Arifuddin (Appi) sebagai calon walikota Makassar. Pada Pemilukada Makassar 2024 ini, IAS membuktikan dirinya masih tajir sebagai figur politisi influenser. Appi-Aliyah keluar sebagai pemenang.

Sumber: BerandaindonesiaCom

News