Munafri Arifuddin dan Musda Golkar Sulsel Saling Meninggalkan

Appi Musda Golkar

Design by AI

O P I N I

Oleh Maqbul Halim (bekas kader Golkar dan mantan politisi)

BEBERAPA HARI lalu, seseorang bernama Siswanto (identitas disensor) mengaku atas nama tim Munafri Arifuddin datang ke kantor DPD Golkar Sulsel Jln Amanagappa untuk mengambil formulir calon ketua DPD Golkar Sulsel. Yang datang ambil formulir ini tidak berkomentar apa-apa, diam, nol kata.

Keterangan dalam bentuk berita tentang penambilan formulir untuk Appi ini justru muncul dari tempat lain. Keterangan itu dari Zulkarnain Arif, ketua DPD Golkar Takalar.

Dua hari kemudian, Zulkarnain Arif mengeluarkan pernyataan bahwa Appi tidak jadi atau batal mengembalikan formulir. Tidak hanya ikhwal batalnya pengembalian formulir itu, Zulkarnain juga menyakini bahwa Appi akan pamit tinggalkan Partai Golkar setelah Musda Golkar Sulsel selesai digelar.

Baca Juga  NasDem Tegaskan Dukungan ke Prabowo-Gibran Hingga 2029

Kemarin (Kamis, 16 Juli 2026) dalam perjalanan dari Makassar ke Jakarta untuk keperluan berangkat Ibadah Umrah di Mekkah dan Medinah, Appi menyatakan bahwa dirinya tetap di Partai Golkar. Dalam kaitan dengan hasil Musda XI Golkar Sulsel besok, Appi mengatakan bahwa dirinya tetap menghormati seluruh proses dan dinamika yang berlangsung dalam Musda XI Golkar Sulsel.

Entah apa yang terjadi, pernyataan Appi ini berbeda 180 derajat dari pernyataan Zulkarnain Arif pada dua hari sebelumnya. Selain itu, Zulkarnain juga mengatakan bahwa pihak Appi akan membawa ini ke ranah hukum jika pantia mengatakan bahwa Appi tidak memenuhi syarat sebagai calon, karena telah memegang surat dukungan dari 21 DPD yang masih berlaku. Pernyataan Appi justru sebaliknya, bahwa ia menghormati seluruh proses Musda dan menghargai keputusan organisasi.

Baca Juga  Golkar Sebut Semua Fraksi DPR Sepakat soal Anggaran MBG Termasuk PDIP

“Siapa pun yang terpilih nantinya adalah hasil forum resmi partai sehingga sudah menjadi kewajiban seluruh kader untuk menjaga soliditas,” ujar Appi kepada media kemarin. Supaya tidak salah, tentu lebih bijak mempercayai Appi.

 

LEBIH SETAHUN yang lalu, atau Februari 2025, Appi pertama kali menyatakan kepada umum tentang kesediaannya bertarung sebagai calon ketua DPD Golkar Sulsel. Secara periodik, jabatan ketua DPD Golkar Sulsel seharusnya berakhir pada akhir tahun 2024 atau setelah pencoblosan Pemilu 2024. Sementara secara periodisasi lima tahunan, Taufan Pawe sebagai ketua DPD Golkar Sulsel berakhir Nopember 2025. Seharusnya, Musda Golkar Sulsel sudah memilih ketua yang baru sejak berakhirnya periode Taufan Pawe ini.

News