Perumda Pasar Makassar dan IBK Nitro Beri Beasiswa Anak Pedagang

Perumda Pasar Makassar

Direktur Utama Perumda Pasar Makassar Raya Ali Gauli Arief dan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis IBK Nitro Makassar Dr. Sujatmiko di Kantor Perumda Pasar Makassar Raya di Jln Kerung-kerung, Makassar. (Dok. Foto: ist)

Berandaindonesia.com, Makassar–Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Makassar Raya bersama Institut Bisnis dan Keuangan (IBK) Nitro Makassar meluncurkan Program Beasiswa Jalur Kerja Sama. Program Beasiswa itu bertujuan untuk membuka akses pendidikan tinggi bagi anak-anak pedagang pasar tradisional yang berada di bawah naungan Perumda Pasar.

Program tersebut disosialisasikan langsung oleh jajaran IBK Nitro saat melakukan kunjungan resmi ke Kantor Perumda Pasar Makassar Raya, Jln Kerung-kerung, Makassar, Rabu (22/7/2027). Kunjungan itu menjadi langkah awal kemitraan kedua lembaga dalam memperluas kesempatan pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pedagang pasar tradisional.

Direktur Utama Perumda Pasar Makassar Raya, Ali Gauli Arief, menyambut baik kerja sama tersebut. Menurutnya, program beasiswa ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masa depan keluarga pedagang. Ini juga penghargaan bagi pedagang yang selama ini menunjukkan komitmen dan loyalitas dalam memenuhi kewajibannya kepada Perumda Pasar.

“Kerja sama ini menjadi peluang untuk memberikan semacam reward kepada pedagang yang rajin membayar kewajibannya kepada Perumda Pasar,” ujar Ali Gauli dalam acara peluncuran tersebut.

Ia menambahkan, program tersebut juga diharapkan dapat membantu keluarga pedagang, khususnya pelaku usaha kecil yang selama ini memiliki keterbatasan dalam membiayai pendidikan anak hingga jenjang perguruan tinggi.

“Ini adalah bentuk penghargaan kami bagi keluarga pedagang karena loyalitas mereka. Selain itu, kami juga melihat ini sebagai kesempatan yang sangat baik untuk membantu keluarga pedagang, terutama pedagang kecil yang berada di bawah naungan Perumda Pasar,” katanya.

Baca Juga  Ketua DPRD Maros Apresiasi Program YESS, Ciptakan Wirausaha Milenial di Sektor Pertanian

Tahap Pertama Pedagang pada Tujuh Pasar

Pada tahap awal, program beasiswa akan diterapkan di tujuh pasar tradisional yang dikelola Perumda Pasar Makassar Raya, yakni Pasar Sentral, Pasar Butung, Pasar Pa’baeng-baeng, Pasar Terong, Pasar Daya, Pasar Toddopoli, dan Pasar Pannampu.

Dari masing-masing pasar akan dipilih lima anak pedagang sebagai penerima manfaat, sehingga sedikitnya 35 calon mahasiswa akan memperoleh kesempatan mengikuti program tersebut.

Ali Gauli menegaskan, program ini tidak hanya memberikan keringanan biaya kuliah, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemberdayaan keluarga pedagang pasar.

“Program ini tidak sekadar memberikan keringanan biaya kuliah, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemberdayaan keluarga pedagang pasar,” tegasnya.

Menurutnya, melalui kolaborasi tersebut, Perumda Pasar dan IBK Nitro ingin memastikan anak-anak pedagang memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan potensi, meningkatkan kompetensi, serta memperoleh pendidikan berkualitas.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis IBK Nitro Makassar, Dr. Sujatmiko, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari Sosialisasi Program Beasiswa Jalur Kerja Sama IBK Nitro yang dirancang untuk memperluas akses pendidikan bagi keluarga pelaku usaha di pasar tradisional.

“Pilihan program studi ini kami siapkan agar anak-anak pedagang memiliki bekal ilmu yang sesuai dengan perkembangan dunia usaha, keuangan, dan ekonomi digital saat ini,” jelas Sujatmiko pada acara peluncuran tersebut.

IBK Nitro menawarkan sejumlah program studi dalam skema beasiswa tersebut, yakni D3 Keuangan dan Perbankan, S1 Manajemen dengan konsentrasi Manajemen Keuangan, Manajemen Perbankan, Manajemen Pasar Modal, dan Manajemen Perbankan Syariah, serta S1 Bisnis Digital dan S1 Kewirausahaan.

Baca Juga  Dasco Klaim Tak Ada Lagi Pemadaman Listrik Usai Rapat dengan Kementerian ESDM

Menurut Sujatmiko, bantuan pendidikan yang diberikan cukup besar. Penerima beasiswa dibebaskan dari biaya pendaftaran dan uang pangkal, sementara Uang Kuliah Tunggal (UKT) hanya sebesar Rp 350 ribu per bulan.

“Secara reguler, biaya pendaftaran kami sebesar Rp 300 ribu, uang pangkal Rp 6 juta, dan UKT sekitar Rp 4 juta per semester,” katanya.

“Melalui program beasiswa ini, pendaftaran gratis, uang pangkal juga gratis, dan UKT hanya Rp350 ribu per bulan. Selisih biaya tersebut ditanggung oleh mitra kami,” katanya.

Sujatmiko berharap program tersebut dapat menjadi jembatan bagi anak-anak pedagang untuk memperoleh pendidikan tinggi yang selama ini sulit dijangkau karena keterbatasan ekonomi.

“Kami ingin IBK Nitro melahirkan generasi muda dari keluarga pedagang yang memiliki kompetensi di bidang bisnis, keuangan, dan kewirausahaan,” ujar Sujatmiko.

Menurutnya, kolaborasi antara Perumda Pasar Makassar Raya dan IBK Nitro merupakan investasi jangka panjang di bidang pendidikan. Investasi jangka panjang ini diharapkan mampu meningkatkan taraf ekonomi keluarga pedagang sekaligus memperkuat daya saing pelaku usaha di masa depan.

“Dengan akses kuliah yang lebih terjangkau, anak-anak pedagang pasar bisa memiliki kesempatan yang sama untuk meraih gelar sarjana,” kata Sujatmiko.[]

Sumber: BerandaindonesiaCom

News