QS World University Rankings, Unhas Tertinggi di Luar Pulau Jawa

QS World University

Universitas Hasanuddin menempati rangking 861 universitas dunia versi QW Word University Ranks. (Dok. Humas Unhas)

Berandaindonesia, Makassar–Quacquarelli Symonds atau QS telah merilis peringkat universitas dunia, QS World University Rankings (QS WUR) untuk tahun 2027. Universitas Hasanuddin (Unhas) menempati rangking antara 851-900, tertinggi zona Indonesia di luar pulau Jawa.

Peringkat tertinggi nomor 1 masih ditempati Massachusetts Institute of Technology (MIT), Cambridge USA (Skor 100). Dalam peringkat 10 besar dunia, National University of Singapore (NUS) menempati peringkat ke-10 (Skore 96,2). NUS adalah satu-satunya dari negara asia dalam peringkat 10 besar ini.

Setelah NUS dan Nanyang Technnological University (NTU) dari Singapore (peringkat 12 dunia, skor 93,6), perguruan tinggi dari zona Asia Tenggara didominasi dari Malaysia. Malaya University, Malaysia menempati peringkat 56 Dunia (skor 81,2).

Untuk zona Indonesia, perguruan tinggi di Pulau Jawa masih mendominasi peringkat tertinggi. Universitas Indonesia (UI) Jakarta menempati peringkat 191 dunia (skor 56,7), atau tertinggi di Indonesia. Peringkat kedua adalah Universitas Gadja Mada (UGM), peringkat 206 dunia (skor 55). Peringkat dunia selanjutnya adalah Unair Surbaya (276: 48), ITB Bandung (287: 47,2), IPB Bogor (419: 36,7). Ada juga Unpad Bandung (496: 32,6), ITS Surabaya (497: 32,5), Undip Semarang (662: 26,6).

Unhas sendiri merupakan perguruan tertinggi Zona Indonesia di luar pulau Jawa, yakni peringkat 851-900 Unhas (tahun 2027, skor tidak terbaca). Perguruan tinggi lain seperti Universitas Sumatera Utara (USU) Medan, peringkatnya di atas rangking 1000. Universitas Andalas peringkat dunia di atas rangking dunia 1400.

Peringkat Unhas naik 111 Poin

Universitas Hasanuddin (Unhas) kembali mencatatkan kemajuan prestasi. Dalam pemeringkatan QS World University Rankings (QS WUR) 2027, Unhas menempati peringkat 851-900 (peringkat 861 dunia, versi Humas Unhas).

Capaian ini merupakan lompatan penting. Karena tahun sebelumnya, Unhas berada di jajaran 951-1.000 (peringkat 972 dunia), atau terjadi kenaikan sebesar 111 tingkat. Quacquarelli Symonds (QS) mengumumkan secara resmi Pemeringkatan QS WUR pada Kamis, 18 Juni 2026.

Capaian ini memperkuat posisi Unhas sebagai salah satu perguruan tinggi prestisius di Indonesia. Secara konsisten, Unhas menempati jajaran universitas dunia (World Class University). Kenaikan peringkat tersebut merupakan hasil dari peningkatan kinerja institusi pada berbagai indikator penilaian QS.

Dalam mengukur reputasi suatu perguruan tinggi, _QS World University Ranking_ menerapkan lima perspektif (lens) yang terbagi dalam 10 indikator, masing-masing memiliki bobot spesifik, yaitu:

Riset dan Inovasi Keilmuan (Research and Discovery): bobot 50%
– Reputasi Akademik (Academic Reputation): 30%
– Sitasi per dosen (Citation per Faculty): 20%

Daya Saing dan Keberhasilan Lulusan (Employability and Outcomes): bobot 20%
– Reputasi di mata pengguna lulusan (Employer Reputation): 15%
– Capaian karir dan keberhasilan lulusan (Employment Outcomes): 5%

Baca Juga  Unhas Resmi Miliki Fakultas Teknologi Pertanian

Mutu Pengalaman Belajar (Learning Experience): bobot 10%
– Rasio dosen terhadap mahasiswa (Faculty Student Ratio): 10%

Keterlibatan Global (Global Engagement): bobot 15%
– Rasio dosen internasional (International Faculty Ratio): 5%
– Jejaring riset internasional (International Research Network): 5%
– Keberagaman mahasiswa internasional (International Student Diversity): 0%
– Rasio mahasiswa internasional (International Student Ratio): 5%

Keberlanjutan (Sustainability): bobot 5%
– Keberlanjutan (Sustainability): 5%

Unhas menunjukkan kenaikan skor pada seluruh indikator, kecuali “Sitasi per Dosen (Citation per Faculty)” yang tidak mengalami perubahan dari tahun sebelumnya, yaitu skor 1.7.

Indikator “Rasio Dosen Internasional (International Faculty Ratio)” menunjukkan kemajuan signifikan, dari skor 11.9 pada tahun 2026, meningkat menjadi 37 untuk tahun 2027, atau mengalami kenaikan sebesar 25.1 poin.

Konsistensi Unhas Tingkatkan Kompetensi Akademik

Rektor Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., menyambut hangat capaian tersebut. Jamaluddin menyampaikan apresiasi kepada seluruh sivitas akademika serta para mitra yang telah berkontribusi dalam meningkatkan kinerja Unhas.

“Pencapaian ini membuktikan konsistensi Unhas dalam meningkatkan standar akademik, kualitas riset, inovasi, dan kolaborasi internasional menuju universitas kelas dunia. Kenaikan 111 peringkat ini merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen universitas yang selama ini terus berupaya menghadirkan kinerja terbaik di berbagai bidang,” ujar Jamaluddin Jompa.

Menurutnya, QS World University Rankings merupakan instrumen evaluasi yang komprehensif karena melibatkan berbagai indikator. Cerminan kualitas dan daya saing perguruan tinggi secara global merupakan indikator adalah identifikasi kataegori QS WUR.

Capaian tersebut tidak hanya merepresentasikan keberhasilan pada satu aspek tertentu, tetapi menunjukkan kemajuan institusi secara menyeluruh.

“QS WUR melibatkan banyak indikator yang saling terkait. Karena itu, peningkatan yang dicapai Unhas saat ini merupakan refleksi dari kolaborasi seluruh unsur universitas. Mulai dari dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, alumni, hingga para mitra strategis yang terus mendukung pengembangan institusi,” kata Jamaluddin Jompa.

Jamaluddin berharap capaian ini dapat semakin meningkatkan kepercayaan publik terhadap kualitas institusi. Publik juga percaya proses tata kelola pendidikan tinggi yang diselenggarakan oleh Unhas.

“Ke depan, Unhas akan terus memperluas jejaring internasional, meningkatkan kualitas riset dan publikasi. Unhas juga akan menghasilkan lulusan yang mampu berkontribusi dalam pembangunan nasional maupun global,” jelas Prof Jamaluddin.

Proses Berkelanjutan

Direktur Peningkatan Reputasi Unhas, Prof. Dr. Ir. Rohani Ambo Rappe, M.Si., menjelaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari proses panjang. Proses ini juga didukung penguatan tata kelola akademik dan peningkatan kinerja institusi secara berkelanjutan.

Menurut Rohani, secara aktual, berbagai aspek tata kelola Tri Dharma perguruan tinggi di Unhas telah memenuhi banyak standar yang menjadi indikator pemeringkatan global. Tantangan utama adalah memastikan seluruh capaian tersebut terdokumentasi, terukur, dan tersaji secara sistematis sesuai metodologi pemeringkat internasional.

Baca Juga  Implementasi Kerja Sama Internasional, Tim FK Unhas Kunjungi Laboratorium Genetik di Tiga Negara Eropa

“Kami secara serius melakukan kompilasi data, verifikasi capaian, serta membangun komunikasi yang intensif dengan berbagai pemangku kepentingan agar seluruh prestasi dan kinerja institusi dapat tersaji secara sistematis, akurat, dan sesuai dengan instrumen penilaian yang digunakan oleh QS,” jelas Rohani.

Upaya tersebut, kata Prof. Rohani, akan terus disempurnakan melalui penguatan internal. Dibutuhkan kesadaran bersama tentang perlunya menyajikan data yang relevan, kuat, dan bermakna.

Dalam beberapa tahun terakhir, Unhas menunjukkan tren peningkatan yang konsisten dalam berbagai pemeringkatan internasional. Selain penguatan pada pemeringkatan institusi secara keseluruhan, sejumlah bidang ilmu di Unhas juga berhasil memperoleh pengakuan global melalui berbagai skema pemeringkatan internasional.

Sebagai perguruan tinggi negeri terbesar di luar pulau Jawa, Unhas terus menjalankan transformasi. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Unhas untuk mewujudkan visi sebagai pusat unggulan dalam pengembangan insan, ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya berbasis Benua Maritim Indonesia yang berdaya saing global.

QS World Univ Ranking Rilis 2026

Peringkat 1 dunia: Massachusetts Institute of Technology (MIT), Cambridge USA, skor 100.

Perguruan Tinggi dari zona Asia yang menempati 10 besar dunia adalah National University of Singapore, Singapore. Menempati peringkat ke-10 dengan skor 96,2.

Perguruan tinggi dari zona Asia yang menempati 20 besar peringkat dunia:
– 10 National University of Singapore, Singapore (skor 96,2)
– 11 University of Hongkong, Hongkong
– 12 Nanyang Technnological University NTU, Singapore
– 13 Peking University, China
– 14 Tsinghua University, China
– 18 The Chinese University of Hong Kong, Hongkong

Untuk Zona Malaysia, beberapa perguruan tinggi tercatat mendominasi zona Asian Tenggara di luar Singapore.
– 56 Malaya University, Malaysia (skor 81,2)
– 128 Universiti Sains Malaysia
– 130 Kebangsaan University, Malaysia
– 138 Universiti Putra Malaysia

Zona Filipina
– 402 University of the Philippines Filipina
– 581 Ateneo de Manila University, Filipina
– 751-760 De La Salle University (DLSU)
– 951-1000 University of Santo Tomas, Filipina

Zona Thailand
– 221 Chulalongkorn University
– 345 Mahidol University
– 555 Chiang Mai University
– 555 Thammasat University
– 721-730 Kasetsart University
– 851-900 Prince of Songkla University
– 901-950 Khon Kaen University

Zona Indonesia
– 191 Universitas Indonesia, Jakarta Indonesia (skor 56,7)
– 206 UGM Jogjakarta
– 276 UNAIR Surabaya
– 287 ITB Bandung
– 419 IPB Bogor
– 496 Padjajaran Bandung
– 497 ITS Surbaya
– 662 Undip Semarang
851-900 Unhas Makassar
– 1001-1200 USU Medan
– 1400+ Andalas Padang

News