Berandaindonesia.com, Makassar – DPW PAN Sulawesi Selatan menyebut penyanyi sekaligus kader Partai Amanat Nasional, Pasha Ungu, berpeluang maju sebagai calon Gubernur Sulawesi Selatan pada pemilihan mendatang. Partai mulai menyiapkan sejumlah kader potensial seiring target memperkuat posisi politik di Sulsel.
Wakil Sekretaris DPW PAN Sulsel Jabal Nur mengatakan peluang tersebut tetap terbuka apabila masyarakat menghendakinya. Menurutnya, PAN memiliki sejumlah kader yang siap bersaing dalam kontestasi politik tingkat provinsi.
Jabal menilai Pasha Ungu memiliki peluang yang sama dengan kader lain. Selain itu, PAN juga mempertimbangkan figur yang telah memiliki pengalaman memimpin daerah di Sulawesi Selatan.
“Bukan tidak mungkin kursi gubernur ke depan diraih kader PAN. Ada Ashabul Kahfi, ada Chaidir Syam yang saat ini menjabat Bupati Maros dan bisa naik kelas. Bahkan, ada tokoh nasional Pasha Ungu yang bisa kami siapkan menjadi calon Gubernur Sulawesi Selatan jika memang rakyat Sulsel butuhkan,” katanya.
Selain menyiapkan kader untuk pilgub, PAN juga memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat desa dan kelurahan. Langkah itu menjadi bagian dari strategi menghadapi Pemilu mendatang.
Jabal menyebut konsolidasi memperkuat mesin partai sekaligus menggerakkan seluruh kader di berbagai daerah. Karena itu, PAN memasang target tinggi pada Pemilu berikutnya.
“Konsolidasi ini merupakan pemanasan bagi PAN. Kami akan bergerak ke semua desa dan kelurahan. Bagi PAN, harga mati masuk lima besar secara nasional dan menjadi juara satu di Sulawesi Selatan,” ujar Jabal.
Selanjutnya, Jabal menegaskan kader tetap percaya diri menghadapi dinamika politik. Menurutnya, pengalaman organisasi membuat PAN siap menghadapi setiap perubahan situasi politik.
“Dinamika pasti naik turun. Tapi kami di PAN sudah terlatih. Kami yakin kerja-kerja yang partai lakukan secara konsisten akan membuahkan hasil maksimal,” ujarnya.
Jabal Nur Tegaskan PAN Terbuka Bagi Berbagai Kalangan dalam Politik
Jabal juga menegaskan PAN membuka ruang bagi berbagai kalangan untuk berkiprah dalam politik. Menurutnya, langkah itu mencerminkan komitmen partai menjadi solusi bagi masyarakat.
“Di Jakarta saja ada Uya Kuya yang menjadi ketua partai. Ini menunjukkan PAN terbuka dan terus didorong oleh ketua umum menjadi partai solusi bagi rakyat,” ucapnya.