Berandaindonesia.com, Jakarta – Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menjadi momentum untuk melihat perkembangan pelaksanaan Asta Cita, terutama dalam penguatan sumber daya manusia (SDM) dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sejumlah upaya yang dilakukan pemerintah dinilai menjadi fondasi penting bagi pembangunan Indonesia dalam jangka panjang.
Hal tersebut mengemuka dalam diskusi publik bertajuk “Refleksi Dua Tahun Asta Cita Presiden Prabowo, Apa yang Sudah Terasa?” yang diinisiasi Perkumpulan Pemuda Keadilan di sebuah kafe di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (22/10/2026).
Pengamat politik dari UPN Veteran Jakarta, Asep Kamaludin, yang hadir sebagai narasumber, menilai sejumlah pilar Asta Cita memiliki arti penting bagi masyarakat, khususnya melalui perhatian terhadap pengembangan SDM dan kesejahteraan dasar.
Menurut Asep, berbagai langkah perbaikan yang dijalankan pemerintahan Prabowo merupakan bagian dari upaya membenahi persoalan yang telah berlangsung lama sekaligus menyiapkan masa depan bangsa.
“Yang pertama adalah penguatan SDM dan kesejahteraan dasar. Dalam hal ini, banyak perbaikan yang dilakukan oleh Pak Prabowo,” ujar Asep.
Ia mengatakan, arah pembangunan yang ditempuh pemerintah tidak hanya berorientasi pada kebutuhan masyarakat saat ini, tetapi juga mempersiapkan generasi mendatang agar mampu tumbuh, berkembang, dan berkontribusi bagi Indonesia.
“Pak Prabowo ini sebenarnya menegaskan satu hal bahwa yang dia berikan itu bukan hanya generasi masa sekarang, bukan hanya generasi saat ini, tapi bagaimana generasi yang akan datang bisa hidup, tumbuh, dan berkembang untuk menjaga Indonesia,” katanya.
Asep juga menyoroti perhatian pemerintah terhadap tumbuh kembang anak sejak usia dini. Menurut dia, perhatian terhadap kebutuhan generasi sejak masa balita merupakan bagian penting dari pembangunan manusia yang berkelanjutan.
“Nah, lewat Asta Cita ini juga Pak Prabowo memberikan empati dan perhatian terhadap permasalahan tumbuh kembang generasi, yang diperhatikan sejak mereka balita. Itu sifat empati yang jarang dimiliki, menurut saya, oleh para pemimpin,” tuturnya.
Ia optimistis, berbagai upaya yang dilakukan pemerintah akan semakin menunjukkan hasil pada tahun-tahun berikutnya. Karena itu, kesinambungan program menjadi penting agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat.
Asep berharap, dampak positif pembangunan SDM tidak hanya dirasakan oleh generasi muda, tetapi juga oleh kelompok masyarakat dari generasi yang lebih tua.
“Saya yakin di tahun ketiga, tahun keempat itu akan lebih banyak hasilnya, akan lebih terasa dampaknya bukan hanya untuk generasi muda, tapi generasi di atas kita juga,” ujarnya.
Masyarakat Sipil Diajak Kawal Program Pemerintah
Sementara itu, Aktivis Pejuang Keadilan Dendi Budiaman mengajak masyarakat, mahasiswa, dan media massa untuk turut mengawal jalannya pemerintahan Prabowo selama tiga tahun mendatang.
Menurut Dendi, pengawasan publik perlu berjalan beriringan dengan apresiasi terhadap berbagai capaian pemerintah. Dengan demikian, program-program yang telah dirancang dapat terlaksana secara optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Pak Prabowo ini bukan malaikat. Dua tahun ini tentu saja tidak lepas dari cacat. Maka itu kita harus kawal bersama dan apresiasi capaian-capaian yang telah dilakukan,” kata Dendi.
Ia menegaskan, keterlibatan masyarakat sipil diperlukan untuk memastikan kebijakan pemerintah berjalan sesuai tujuan serta mendorong perbaikan apabila masih ditemukan kendala dalam pelaksanaannya.
Dendi juga mengingatkan bahwa evaluasi merupakan bagian dari upaya bersama untuk menjaga keberlanjutan pembangunan dan meningkatkan kualitas pelaksanaan program pemerintah.
“Memang ada banyak capaian, meskipun ada juga banyak masalah. Maka dari sinilah peran kita sebagai masyarakat sipil untuk mengawal,” seru Dendi.
Diskusi tersebut menjadi ruang refleksi atas perjalanan dua tahun pemerintahan Prabowo sekaligus mendorong keterlibatan publik dalam mengawal agenda pembangunan nasional.
Dengan kolaborasi yang melibatkan semua pihak, pelaksanaan Asta Cita diharapkan semakin optimal dan memberikan dampak yang lebih luas bagi kesejahteraan rakyat.