Berandaindonesia.com, Semarang–Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Makassar (UNM) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Dua tim mahasiswa FIP UNM berhasil membawa pulang penghargaan dalam ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-39.
Dalam kompetisi bergengsi antarmahasiswa tersebut, tim FIP UNM berhasil meraih medali perak atau Juara 2 pada kategori Poster Program Kreativitas Mahasiswa bidang Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM 2), serta penghargaan Juara Favorit pada kategori Presentasi PKM-PM 1.
Prestasi ini menjadi bukti kontribusi mahasiswa FIP UNM dalam mengembangkan inovasi dan gagasan kreatif yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Medali perak kategori Poster PKM-PM 2 diraih oleh tim yang diketuai Nurhafidzah dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Kampus Bone.
Tim ini beranggotakan Gita Ramadhani, Hesti, Sri Ramadhani Harding, yang seluruhnya berasal dari PGSD Kampus Bone, serta Nurul Azizah dari Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK).
Di bawah bimbingan dosen pendamping Muhammad Awal Nur, M.Pd., tim tersebut mengusung judul “Media Edukasi Digital Audio Naratif Berbasis Falsafah Sipakatau Sipakalebbi Sipakainge sebagai Upaya Preventif Perundungan Siswa MI Darul Hikmah Kabupaten Bone”.
Melalui program tersebut, mahasiswa mengembangkan media edukasi digital berbentuk audio naratif dengan mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal masyarakat Bugis, yakni sipakatau, sipakalebbi, dan sipakainge.
Ketiga nilai tersebut mengandung pesan tentang pentingnya memanusiakan manusia, saling menghargai, dan saling mengingatkan. Nilai-nilai ini menjadi landasan dalam membangun kesadaran siswa untuk mencegah perilaku perundungan di lingkungan sekolah.
Raih Medali Perak dan Juara Favorit
Sementara itu, penghargaan Juara Favorit kategori Presentasi PKM-PM 1 diraih oleh tim yang diketuai Firda Aulia Zahra dari Program Studi Pendidikan Nonformal (Penmas).
Tim ini diperkuat Siti Ayu Anggraeni dan Diman Adrian Inrawan dari Penmas, serta Nurul Aisyah dan Reza Al Qadri dari Program Studi Teknologi Pendidikan (TP).
Dengan bimbingan dosen pendamping Yolandika Arsyad, M.Kesos., tim tersebut mengangkat program bertajuk “SILVER-VOICE: Pemberdayaan Lansia di Yayasan Batara Hati Mulia melalui Digital Storytelling untuk Mengurangi Kesepian dan Memperkuat Ekspresi Diri”.
Program SILVER-VOICE berfokus pada pemberdayaan kelompok lanjut usia melalui pendekatan digital storytelling. Inovasi ini memanfaatkan aktivitas bercerita secara digital sebagai ruang bagi lansia untuk mengekspresikan pengalaman hidup, menyampaikan perasaan, serta membangun interaksi sosial.
Pendekatan tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi perasaan kesepian sekaligus memperkuat kepercayaan diri dan ekspresi diri para lansia.
Wakil Dekal III FIP UNM, Prof. Suardi, M.Pd. mengatakan keberhasilan ini memperlihatkan bahwa kreativitas dan inovasi mahasiswa FIP UNM dapat dikembangkan melalui pendekatan lintas disiplin ilmu.
“Persoalan pendidikan, sosial, dan kemasyarakatan menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menghadirkan solusi melalui program pengabdian yang inovatif” kata Prof. Suardi.
Ia menambahkan jika capaian ini juga menjadi bentuk apresiasi atas kerja keras mahasiswa, dosen pendamping, serta seluruh pihak yang telah mendukung proses pengembangan gagasan hingga kompetisi tingkat nasional.
“Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi keluarga besar FIP UNM, tetapi juga menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan kreativitas, memperkuat tradisi riset, dan menghadirkan inovasi yang berdampak bagi masyarakat” jelasnya.
“Keberhasilan ini sendiri menunjukkan bahwa FIP UNM punya komitmen yang kuat dalam mendorong lahirnya generasi akademisi muda yang berprestasi, inovatif, serta memiliki kepedulian terhadap berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat,” tambah guru besar di Bidang Pendidikan Keluarga ini.
PIMNAS ke-39 ini berlangsung di kampus Universitas Diponegoro (UNDIP), Semarang Jawa Tengah, tanggal 2-7 Nopember 2026.[]
Sumber: Berandaindonesia.com