Deddy Sitorus Kritisi Rencana WFH ASN untuk Hemat BBM

Deddy Sitorus

Anggota Komisi Bidang Politik dan Pemerintahan DPR dari Fraksi PDIP, Deddy Sitorus mengkritisi wacana sistem work from home (WFH) bagi ASN. Foto: eMedia DPR RI.

Berandaindonesia.com, Jakarta – Anggota Komisi II DPR RI Deddy Sitorus mengkritik wacana penerapan work from home bagi ASN untuk menekan konsumsi BBM. Ia menilai kebijakan itu berisiko tidak efektif tanpa pengawasan ketat.

Deddy menyampaikan pemerintah harus memastikan ASN tetap bekerja produktif selama menjalankan WFH. Ia menilai tanpa kontrol yang jelas, kebijakan itu justru berpotensi persalahgunakan.

“Bagaimana memastikan ASN bekerja dan bukannya jalan-jalan yang akhirnya tidak menyumbang terhadap upaya menekan konsumsi BBM?” ujar Deddy Sitorus, Kamis (26/3).

Selain itu, Deddy menilai WFH hanya relevan bagi pegawai non-esensial. Ia menegaskan pemerintah harus membatasi penerapan agar tidak mengganggu pelayanan publik.

Di sisi lain, Deddy menekankan efektivitas WFH bergantung pada sistem pengawasan dan standar operasional yang jelas. Ia menilai tanpa perangkat kontrol, kebijakan sulit berjalan optimal.

Baca Juga  393 Jemaah Haji Embarkasi Makassar Kloter 1 UPG Tiba Hari Ini

“Efektif atau tidaknya WFH sangat tergantung pada ada tidaknya mekanisme pengawasan internal dan teknologi. Jika tidak ada SOP dan standarisasi yang dapat di andalkan tentu tidak akan efektif,” ujar Deddy Sitorus.

Lebih lanjut, Deddy mengusulkan penggunaan sistem digital untuk memantau kinerja ASN selama WFH. Ia meminta seluruh pegawai tetap terhubung dengan sistem kerja resmi.

“Setiap ASN yg melakukan WFH harus terhubung melalui komputer selama jam kerja agar dapat diawasi dan produktifitas kerja tidak terganggu,” katanya.

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto sebelumnya mengangkat wacana WFH dalam sidang kabinet. Ia mempertimbangkan langkah itu sebagai bagian dari efisiensi energi nasional.

“Ini saya minta dibicarakan nanti ya mungkin oleh Menko-Menko nanti berapa hari ini kita lihat. Kita pikirkan. Dulu kita atasi COVID, berhasil kita. Dan kita mampu, banyak bekerja dari rumah, efisiensi, berarti kita menghemat BBM dalam jumlah yang sangat besar,” ujar Prabowo.

Baca Juga  Sekda Sulsel Pimpin Seleksi JPT Gowa, Tekankan Meritokrasi ASN

Dengan demikian, kritik Deddy menyoroti pentingnya pengawasan dalam kebijakan WFH. Ia menilai pemerintah harus memastikan kebijakan berjalan efektif dan tepat sasaran.

News