Berandaindonesia.com, Makassar–Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc. melantik 122 pejabat baru di lingkup Unhas di Kampus Unhas Tamalanrea, Makassar, Senin (20/7/2026). Pejabat baru ini dituntut untuk memiliki kemampuan tata kelola yang peka terhadap perubahan.
Di tengah tuntutan pendidikan tinggi yang semakin kompetitif, perguruan tinggi dituntut memiliki tata kelola yang adaptif terhadap perubahan. Berangkat dari semangat tersebut, Unhas memperkuat konsolidasi kepemimpinan melalui pelantikan pejabat baru. Pelantikan ini merupakan langkah strategis untuk mempercepat transformasi institusi menuju universitas berkelas dunia.
Rektor Unhas, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., menyatakan bahwa pelantikan pejabat ini adalah momentum untuk menghadirkan energi baru dalam organisasi universitas. Jamaluddin Jompa berharap agar pejabat baru mampu menjawab berbagai tantangan yang terus berkembang. Kehadiran pejabat baru membuka ruang bagi adaptasi tuntutan dan perkembangan lingkungan, baik lingkungan nasonal maupun internasional.
“Jabatan yang ada di pundak Saudara-saudari sekalian bukanlah sebuah beban, melainkan tanggung jawab yang harus diemban dengan sungguh-sungguh dan penuh integritas. Anda yang dilantik hari ini adalah mesin penggerak utama universitas,” kata Jamaluddin Jompa
Menurut Jamaluddin, tantangan yang dihadapi Unhas ke depan akan semakin kompleks. Berbagai target strategis yang ada di depan harus dicapai. Kondisi tersebut menuntut Unhas untuk memiliki tata kelola yang semakin kuat, efektif, lincah, dan mampu beradaptasi dengan perubahan. Unhas memiliki modal yang kuat untuk mewujudkan cita-cita tersebut.
Berbagai capaian yang diraih dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa Unhas mampu melakukan lompatan signifikan pada berbagai aspek. Untuk itu, Jamaluddin Jompa mengajak seluruh pejabat membangun kolaborasi yang lebih erat lintas fakultas, direktorat, dan unit kerja agar setiap potensi dapat bergerak dalam satu arah yang sama.
Unhas Tinggalkan Pola Business as Usual
Selanjutnya, Jamaluddin juga mengingatkan bahwa percepatan transformasi tidak dapat dicapai apabila seluruh elemen universitas masih bekerja dengan pola business as usual. Unhas harus berani mengubah standar keberhasilan dengan menjadikan universitas-universitas terbaik, baik di tingkat nasional maupun internasional, sebagai tolok ukur.
“Mulai hari ini kita harus berani mematok standar kerja yang tinggi. Mimpi ini gratis, tetapi menuntut harga mahal berupa etos kerja keras, inovasi tanpa henti, dan keberanian meninggalkan zona nyaman,” tegas Jamaluddin.
Pada kesempatan ini, Jamaluddin Jompa mengajak seluruh pejabat yang baru saja mengikuti pelantikan untuk membuktikan diri sebagai talenta terbaik yang mampu memimpin perubahan dan menghadapi tantangan dengan keberanian.
Rektor Unhas ini juga berharap, semangat keberanian, integritas, dan kolaborasi dapat menjadi bekal bagi seluruh pejabat dalam mengantarkan Unhas menuju institusi yang semakin unggul, berdampak, dan berdaya saing global.
Terakhir, Jamaluddin Jompa menyampaikan apresiasi kepada para pejabat yang telah menyelesaikan masa pengabdiannya selama empat tahun terakhir. Jamaluddin berharap, para pejabat lama tidak meninggalkan Unhas.
Organisasi, kata Jamaluddin Jompa, mrip tim sepak bola. Pergantian pemain merupakan hal wajar untuk menjaga ritme dan memperkuat performa tim.
Meski terjadi pergantian peran, seluruh sivitas akademika tetap berada dalam satu tujuan besar, membawa Unhas terus bertumbuh dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat.[]