Berandaindonesia.com, Makassar – Politisi PAN Sulsel, Jabal Nur meminta Ditreskrimsus Polda Sulawesi Selatan mengusut tuntas dugaan korupsi proyek pengadaan seragam sekolah Kabupaten Gowa. Jabal juga mendorong penyidik memeriksa Basri Kajang dan menelusuri dugaaan tindak pidana pencucian uang (TPPU).
Permintaan itu muncul setelah Basri Kajang penuhi panggilan penyidik Ditreskrimsus Polda Sulsel. Jabal menilai kehadiran Basri menjadi langkah positif dalam mendukung proses penegakan hukum.
“Ini langkah keberanian untuk datang penuhi panggilan, jauh lebih bagus ketimbang dijemput paksa” ucap Jabal dalam keterangan tertulis.
Selanjutnya, Jabal meminta penyidik bergerak cepat dan terbuka dalam menangani perkara tersebut. Menurutnya, kepastian hukum akan menjaga situasi politik di Kabupaten Gowa tetap kondusif.
”Penyidik Polda Sulsel kita yakini profesional dan mampu segera menuntaskan perkara ini. Buka kejadian yang sebenarnya ke publik agar masyarakat Gowa bisa tenang secara politik. Kepastian hukum sangat penting untuk menjaga kondusivitas daerah,” ujar Jabal Nur.
Selain itu, Jabal meminta penyidik tidak menghentikan pengusutan pada pemeriksaan Basri Kajang semata. Menurutnya, penyidik perlu mengejar seluruh pihak yang berperan sebagai penyokong, pemberi fee, maupun penerima aliran dana dalam proyek pengadaan seragam sekolah.
Karena itu, Jabal mendorong penyidik menerapkan pasal TPPU agar seluruh aliran dana dan aset hasil dugaan kejahatan dapat terungkap secara menyeluruh.
”Harus Polda kejaar siapa penyokongnya, siapa pemberi fee-nya. Kalau perlu kenakan pasal TPPU agar semua aset hasil kejahatan bisa Polda sita dan keterlibatan aktor-aktor lain terbongkar sampai ke akar-akarnya,” tegasnya.
Jabal Nur Tegaskan Proses Hukum jadi Proses Pembenahan Birokrasi
Lebih lanjut, Jabal menilai proses hukum tersebut menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Gowa untuk melakukan pembenahan birokrasi. Menurutnya, langkah itu penting demi memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.
”Ini adalah momentum emas bagi Pemkab Gowa untuk melakukan sapu bersih terhadap para pelaku korupsi di internal birokrasi. Jika kasus ini segera Polda limpahkan dan bawa ke pengadilan secara terbuka. Kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah juga tentu bisa pulih kembali,” pungkas Jabal.
Publik kini menunggu langkah lanjutan penyidik Polda Sulsel dalam mengusut perkara dugaan korupsi pengadaan seragam sekolah serta mengungkap seluruh pihak yang terlibat.