MKPD CIDES ICMI Sulsel Resmi Dikukuhkan

Cides ICMI Sulsel

Pengurus Pusat ICMI Prof. Jaffar Hafsah melantik pengurus CIDES ICMI Sulsel yang dipimpin Adi Suryadi Culla hari ini di Rujab Rektor UNM. (Dok. Foto: ist)

Berandaindonesia.com, Makassar–Majelis Kajian Pembangunan Daerah (MKPD) Center for Information and Development Studies (CIDES) Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Sulawesi Selatan resmi dikukuhkan di Aula Rumah Jabatan Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Ahad (7/6/2026).

ICMI mengharapkan kehadiran lembaga dalam tubuh ICMI Orwil Sulsel ini memperkuat peran kalangan cendekiawan dalam menghasilkan kajian, gagasan strategis, dan rekomendasi kebijakan untuk mendukung pembangunan daerah.

Pengukuhan dilakukan oleh Wakil Ketua Umum Majelis Pengurus Pusat (MPP) ICMI, Prof. Dr. Ir. Jafar Hafsah, dalam rangkaian kegiatan Kuliah Kebangsaan dan Silaturahmi Kerja Wilayah (Silakwil) ICMI Sulawesi Selatan.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Umum MPP ICMI yang juga Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof. Dr. Arif Satria, Ketua ICMI Sulsel Prof. Dr. H. Arismunandar, M.Pd. Selain itu, hadir pula Plt Rektor UNM Prof. Dr. Hj. Farida Patittingi, S.H., M.Hum., Rektor Universitas Hasanuddin Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., Direktur Pascasarjana UIN Alauddin Makassar Prof. Dr. H. Abustani Ilyas, M.Ag., Rektor Institut Teknologi Bacharuddin Jusuf Habibie Prof. Dr. Ir. H. Ansyar Suyuti, S.H., M.T., IPU., ASEAN Eng., serta mantan Rektor Universitas Muslim Indonesia Prof. Dr. Hj. Masrurah Mokhtar, M.A.

Selain para pimpinan perguruan tinggi, acara tersebut juga dihadiri akademisi, peneliti, profesional, serta pengurus ICMI dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan.

Perkuat Peran Cendekiawan dalam Pembangunan

Ketua MKPD CIDES ICMI Sulsel, Dr. H. Adi Suryadi Culla, M.A. yang baru saja dilantik, menjelaskan bahwa CIDES merupakan badan otonom ICMI yang dibentuk untuk menjadi berperan sebagai pusat pemikiran atau think tank yang berfokus pada pengkajian isu-isu strategis pembangunan.

Dosen Fisip Unhas ini mengharapkan CIDES ini menjadi ruang kolaborasi para akademisi, peneliti, profesional, birokrat, dan pelaku usaha dalam merumuskan gagasan yang dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

“Juga sebagai pusat kajian strategis berjejaring bagi cendekiawan muslim. Orientasinya terutama diharapan berperan untuk riset kebijakan dan forum diskusi,” kata Adi Suryadi Culla dalam pidato sambutannya.

Selain menjadi wadah pengembangan gagasan, CIDES juga diharapkan mampu menjalankan fungsi kontrol publik terhadap pelaksanaan program pembangunan.

“Karena Cides ICMI Sulsel berskala lokal maka tentu yang dimaksud adalah pembangunan daerah,” ujar Adi Suryadi Culla menjelaskan.

Adi menambahkan, pelantikan pengurus baru lembaga ini menandai dimulainya fase penguatan kelembagaan CIDES ICMI Sulsel dalam menjalankan fungsi sebagai lembaga kajian yang menghasilkan rekomendasi kebijakan berbasis data dan ilmu pengetahuan.

“Dengan dilantiknya kepengurusan baru, diharapkan CIDES ICMI Sulsel dapat menjadi wadah kolaborasi para akademisi, peneliti, profesional, birokrat, dan pelaku usaha dalam merumuskan berbagai gagasan strategis yang mendukung pembangunan berkelanjutan,” katanya.

Arif Satria: Jangan Jadi Penonton Kemajuan Teknologi

Sementara alam Kuliah Kebangsaan yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan tersebut, Ketua Umum MPP ICMI Prof. Dr. Arif Satria menekankan pentingnya peran cendekiawan dalam menghadirkan inovasi dan solusi atas berbagai persoalan pembangunan.

Baca Juga  RUU Perampasan Aset Bisa Dipercepat Jika Diusulkan DPR RI

Menurut Arif, organisasi cendekiawan seperti ICMI harus mampu memberi manfaat yang nyata melalui kontribusi pemikiran, kajian ilmiah, dan inovasi yang dapat diterapkan di masyarakat.

“Bagaimana kita ini lebih bermanfaat. Harus banyak memberikan sumbangsih pemikiran melalui kajian dan inovasi untuk daerah, baik di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan maupun kabupaten/kota,” ujar mantan Rektor IPB ini.

Ia juga mengingatkan pentingnya kesiapan menghadapi perubahan yang dipicu perkembangan teknologi yang berlangsung sangat cepat.

“Dengan kemajuan teknologi saat ini, kita tidak boleh diam, tetapi harus mengambil peran dan menjadi bagian dari kemajuan teknologi tersebut,” tegasnya.

Arif menilai penguatan riset, inovasi, dan penguasaan teknologi menjadi kunci agar Indonesia mampu bersaing di tengah perubahan global yang ditandai transformasi digital, perubahan iklim, tantangan ketahanan pangan, dan ekonomi berbasis pengetahuan.

Diperkuat Akademisi dan Guru Besar

Lembaga MKPD CIDES ICMI Sulawesi Selatan periode 2026–2031 dipimpin oleh Dr. H. Adi Suryadi Culla, M.A. sebagai ketua. Dr. Andi Luhur Prianto, S.IP., M.Si. sebagai sekretaris dan Dr. Rosnaeni Daga, S.E., M.M. sebagai bendahara mendampingi Adi menggerakkan organisasi ini.

Pada tingkat pembina, organisasi ini dipimpin Ketua ICMI Sulsel Prof. Dr. H. Arismunandar, M.Pd., dengan Wakil Ketua Prof. Dr. Hj. Farida Patittingi, S.H., M.Hum., serta didukung sejumlah tokoh akademisi dan profesional.

Sementara Dewan Pakar dipimpin Prof. Dr. H. Abd. Hamid Paddu, M.A., didampingi Prof. Drs. Wahyuddin Halim, M.A., Ph.D., bersama puluhan akademisi lintas disiplin ilmu yang sebagian besar merupakan guru besar dari berbagai perguruan tinggi.

Komposisi kepengurusan yang didominasi akademisi, peneliti, dan profesional tersebut diharapkan menjadi modal kuat bagi CIDES dalam menghasilkan kajian dan rekomendasi kebijakan yang berkualitas.

Enam Divisi Strategis

Untuk menjalankan fungsi kelembagaannya, MKPD CIDES ICMI Sulsel membentuk enam divisi strategis, yaitu Divisi Riset dan Pengembangan, Divisi Media dan Publikasi, Divisi Penguatan Jejaring dan Kemitraan, Divisi Pendidikan dan Pelatihan, Divisi Pengembangan Wilayah, serta Divisi Edukasi dan Advokasi.

Keenam divisi tersebut dirancang untuk memperkuat kapasitas organisasi dalam menghasilkan riset, membangun kemitraan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperluas diseminasi gagasan, hingga mengawal isu-isu strategis pembangunan daerah.

Dengan struktur yang melibatkan berbagai kalangan dan disiplin ilmu, MKPD CIDES ICMI Sulawesi Selatan diharapkan mampu berfungsi sebagai pusat pemikiran yang aktif menghadirkan solusi, inovasi, dan rekomendasi strategis bagi pembangunan Sulawesi Selatan.

Momentum Konsolidasi Intelektual Muslim

Selain menjadi agenda pelantikan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum konsolidasi cendekiawan Muslim di Sulawesi Selatan melalui Silaturahmi Kerja Wilayah ICMI.

Baca Juga  Hery Susanto Jadi Tersangka Korupsi Nikel, Ombudsman Minta Maaf dan Janji Kooperatif

Forum tersebut diharapkan mampu memperkuat jaringan kerja, mempererat kolaborasi antarlembaga, serta menyusun agenda organisasi yang lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat dan tantangan pembangunan.

Lebih dari sekadar seremoni, pengukuhan MKPD CIDES ICMI Sulsel menjadi penanda komitmen ICMI untuk terus menghadirkan kepemimpinan intelektual yang berorientasi pada kemajuan bangsa, penguatan nilai-nilai kebangsaan, serta pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi sebagai pilar utama pembangunan Indonesia.

Struktur Kepengurusan CIDES ICMI Sulsel

Adapun Struktur Kepengurusan Majelis Kajian Pembangunan Daerah (MKPD) Center for Information and Development Studies (CIDES) ICMI Sulawesi Selatan Periode 2026 – 2031 :

Dewan Pembina
Prof. Dr. Ir. H. Andi Tamsil, MS., IPM.,
Prof. Dr. H. Nurdin Noni, M.Hum.,
Prof. Dr. H. Sc. Agr. Ir. Baharuddin,
Prof. Dr. H. Arifuddin Ahmad, M.Ag.,
Prof. Dr. H. Heri Tahir, SH., MH.,
Prof. Dr. H. Andi Syukri Syamsuri, M.Pd.,
Prof. Dr. Ir. Hj. Andi Majdah M. Zain, MS.,
Dr. Ir. H. A.M. Yusran Paris, MM., MBA., IPU.

Dewan Pakar
Ketua: Prof. Dr. H. Abd. Hamid Paddu, M.A.
Wakil ketua Prof. Drs. Wahyuddin Halim, M.A., M.A., Ph.D.
Anggota:
Prof. Dr. H. Mansyur Ramly, S.E., M.Si.,
Prof. Dr. H. A. Muin Fahmal, S.H., M.H.,
Prof. Dr. H. M. Tahir Kasnawi, S.U.,
Prof. Sofyan Salam, M.A., Ph.D.,
Prof. Dr. Amran Razak, S.E., M.Sc.,
Prof. Dr. H. Abustani Ilyas, M.Ag.,
Prof. H. Marsuki, DEA., Ph.D.,
Prof. Dr. Ir. H. Ansar Suyuti, S.H., M.T., IPU., ASEAN Eng.,
Prof. Dr. Nurhikmah H., S.Pd., M.Si.

Dewan Pengurus Harian
Ketua: Dr. H. Adi Suryadi Culla, M.A.
Wakil Ketua:
Dr. Basti Tetteng,
Dr. Rahmat Muhammad,
Dr. Suardi Bakri,
Dr. Alam Tauhid Syukur,
Dr. Ihyani Malik,
Dr. Nurussyariah,
Dr. Nurjannah Abna, dan
Dr. Andi Alfian Zainuddin.

Sekretaris: Dr. Andi Luhur Prianto, S.IP., M.Si.
Bendahara: Dr. Rosnaeni Daga, S.E., M.M.
Wakil Bendahara: Dr. Dien Triana Abdullah, S.E., M.Si.

Divisi Riset dan Pengembangan
Yuhardin, Siswan Tiro,
Setyawati Yani,
Asratillah,
Andi Nasri Abduh, dan
Nursandy Syam.

Divisi Media dan Publikasi
Dr. Muhammad Yahya,
Rusdin Tompo,
Ahmad Sudirman Kambie,
Ilham Husain,
M. Nasrun Nur, dan
Kamaruddin Azis.

Divisi Penguatan Jejaring dan Kemitraan
Dr. Muhammad Natsir Mallawi,
Andi Ahmad Yani,
Dr. Ardiansyah S. Pawinru,
Dr. Faisal Syam,
Dr. Muhammad Yusuf Ali, dan
Andi Ikram Rifqi.

Divisi Pendidikan dan Pelatihan
Dr. Azwar Anwar,
dr. Asriadi Ali,
Ian Adrian Bustanuddin,
Ilham Bakhtiar, dan
Andi Sri Wulandani.

Divisi Pengembangan Wilayah
Muttaqin Azikin,
Dr. Amruddin AE,
Arief Wicaksono,
Dr. Taufik Nur, dan
Syamsul Alam.

Divisi Edukasi dan Advokasi
Dr. Abdul Haris Hamid,
Dr. Fadli Andi Natsif,
Dr. Asis Nojeng,
Masmulyadi, dan
Nur Amelia

News