Berandaindonesia.com, Jakarta – Anggota DPR RI Bambang Soesatyo menegaskan reformasi Polri harus berjalan seiring dengan penguatan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas).
Menurut Bamsoet, Indonesia membutuhkan lembaga pengawas kepolisian yang kuat, independen, dan memiliki legitimasi publik yang tinggi di tengah tantangan penegakan hukum yang terus berkembang.
“Polri sebagai institusi penegak hukum yang memiliki kewenangan besar membutuhkan sistem pengawasan yang kuat, independen dan efektif.” kata Bambang Soesatyo.
Bamsoet menilai pengawasan eksternal memegang peran penting dalam menjaga profesionalisme institusi kepolisian. Karena itu, ia mendorong peningkatan kapasitas Kompolnas agar mampu menjalankan fungsi pengawasan secara lebih optimal.
Selain itu, Bamsoet menyoroti dinamika tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri dalam beberapa tahun terakhir. Ia menilai berbagai kasus yang muncul membuat penguatan Kompolnas semakin relevan untuk memperkuat akuntabilitas dan transparansi.
“Prinsip check and balances harus berjalan seiring dengan penguatan kapasitas kelembagaan Polri agar profesionalisme dan kepercayaan publik terus meningkat.” ucapnya.
Lebih lanjut, Bamsoet menjelaskan tantangan utama Kompolnas terletak pada kewenangan yang masih bersifat rekomendatif dan konsultatif. Menurutnya, kondisi tersebut membatasi daya dorong berbagai rekomendasi yang dihasilkan lembaga tersebut.
Di sisi lain, masyarakat mengharapkan mekanisme pengawasan yang mampu menjamin setiap laporan, pengaduan, dan dugaan pelanggaran mendapat penanganan yang transparan serta akuntabel. Karena itu, ia mendorong penguatan posisi kelembagaan Kompolnas.
“Kompolnas perlu perkuat posisi agar memiliki kelembagaan yang lebih efektif. Penguatan itu bukan untuk mengambil alih fungsi internal Polri, melainkan untuk memastikan pengawasan eksternal berjalan lebih optimal dan masyarakat percayai.” kata Bamsoet.
Bamsoet juga mengacu pada pengalaman Jepang dan Inggris. Menurutnya, lembaga pengawas yang independen mampu memperkuat legitimasi institusi kepolisian sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Polri yang kuat harus berjalan berdampingan dengan sistem pengawasan yang kuat. Keduanya saling melengkapi. Tujuannya sama, yaitu menghadirkan penegakan hukum yang profesional, berintegritas, dan mendapatkan kepercayaan penuh dari masyarakat,” katanya.