IAS Terpilih Secara Aklamasi Ketua Golkar Sulsel 2026-2031

Ketua Golkar Sulsel

Ketua Umum Bahlil Lahadlia membuka Musda XI DPD Golkar Provinsi Sulawesi Selatan di Hotel Claro Kota Makassar, Sabtu 18 Juli 2026. (Foto: ist)

Berandaindonesia.com, Makassar–Ilham Arief Sirajuddin (IAS) resmi terpilih sebagai Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) periode 2026–2031. IAS terpilih secara aklamasi melalui Musyawarah Daerah (Musda) XI Golkar Sulsel di Hotel Claro Makassar, Sabtu (18/7/2026) malam.

Mantan Wali Kota Makassar itu ditetapkan secara aklamasi setelah menjadi satu-satunya calon yang mendaftar dan memenuhi syarat pencalonan.

Penetapan dilakukan dalam sidang pleno Musda setelah seluruh tahapan penjaringan dan verifikasi calon rampung. Pimpinan sidang kemudian menetapkan IAS sebagai Ketua DPD Golkar Sulsel terpilih dan sekaligus ketua formatur penyusun kepengurusan baru.

Terpilihnya IAS ini mengakhiri rangkaian proses politik yang memakan waktu hampir sebulan. Tensi konstalasi politik Musda Golkar Sulsel mulai naik ketika Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia memberikan rekomendasi diskresi kepada IAS pada 24 Juni 2026 di Jakarta. Diskresi ini membuka lebar jalan IAS untuk mengikuti kontestasi Musda XI Golkar Sulsel.

Memasuki masa penjaringan, pada 13 Juli 2026 IAS mengambil formulir pendaftaran melalui putranya, Amirul Yamin Ramadhansyah. Pada hari yang sama, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin atau Appi juga mengambil formulir sehingga Musda diproyeksikan berlangsung kompetitif. Namun, beberapa hari kemudian pihak Appi menyatakan bahwa Appi tidak akan mengembalikan formulir. Appi justru meninggalkan Kota Makassar (16/7/2026) menuju Mekkah untuk ibadah umrah.

Kemarin, Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia membuka Musda XI. Turut hadir dalam pembukaan ini antara lain Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Ketua DPRD Sulsel Hj. Andi Rachmatika Dewi, Ketua KPU Sulsel Hasbullah, dan anggota DPR RI Muhidin M. Said (Plt Ketua Golkar Sulsel).

Baca Juga  Walikota Munafri Resmikan Program Kamus Masuk Sekolah Versi Digital Bahasa Makassar

Ketum Golkar yang juga menteri energi ini menegaskan bahwa Sulsel memiliki posisi strategis bagi Partai Golkar. Menurutnya, hampir seluruh dinamika politik Golkar di kawasan Indonesia Timur menjadikan Sulsel sebagai barometer.

“Bicara Golkar, Sulsel adalah barometer politik di kawasan timur Indonesia,” kata Bahlil pada sambutan pembukaan Musda XI Golkar Sulsel (18/7/2026).

Ia juga mengingatkan kepengurusan baru nanti agar segera bekerja. Bahlil menekankan agar ketua yang terpilih nanti, langsung konsolidasi dan bekerja memenangkan Golkar

Selain itu, Bahlil juga menjelaskan bahwa keputusan memberikan ruang kepada IAS merupakan bagian dari semangat Partai Golkar yang terbuka bagi kader yang ingin kembali membangun partai.

Ia menilai Musda Golkar Sulsel ini berlangsung demokratis. Seluruh pemilik hak suara memberikan dukungan kepada satu calon. Bahlil melihat dukungan semua pemilik suara itu adalah bukti keberhasilan proses politik internal setelum sidang musda digelar.

Janji IAS untuk Golkar Sulsel

Sementeara itu, usai ditetapkan sebagai ketua, IAS menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemilik hak suara yang telah memberikan kepercayaan kepadanya. Ia menegaskan akan menjadikan Musda sebagai titik awal konsolidasi seluruh kekuatan Golkar di Sulawesi Selatan
IAS mengatakan tidak ada lagi kubu-kubu setelah Musda berakhir. Menurutnya, seluruh kader harus kembali bersatu untuk menghadapi agenda politik berikutnya.

Baca Juga  Golkar Makassar Rombak Struktur, Kader Lolos Seleksi BUMD Diganti, SK-kan 15 Pimcam
Ketua Golkar Sulsel
Ilham Arief Sirajuddin, ketua DPD Golkar Sulsel 2026-2031.(Dok. Foto: berandaindonesiaCom)

Ia juga langsung memasang target tinggi bagi Golkar pada Pemilu 2029. IAS menargetkan peningkatan perolehan kursi DPR RI dari Sulsel, kenaikan kursi DPRD Provinsi Sulsel, serta lonjakan kursi DPRD kabupaten/kota dari sekitar 138 kursi menjadi mendekati 200 kursi. (Bukamatanews.id)

Sebelum Musda berlangsung, dukungan kepada IAS terus menguat. Mayoritas DPD II Partai Golkar kabupaten/kota, bersama organisasi pendiri, organisasi yang didirikan, dan organisasi sayap Partai Golkar, menyatakan dukungan total kepada mantan Wali Kota Makassar dua periode tersebut.

Dukungan dari semua pemilik suara tersebut membuat peluang IAS bakal terpilih secara aklamasi. Peluang ini juga menguat setelah mengundurkan diri dari kontestasi karena tidak mengembalikan formulir pendaftaran. Jumlah pemilik suara yang memberikan dukungan kepada IAS sabanyak 32.

Setelah ditetapkan sebagai calon terpilih dan ketua formatur ketua Pimpinan Sidang Mustafa M. Raja dari DPP Golkar menyerahkan bendera Pataka Partai Golkar kepada IAS sebagai simbol ketua yang baru terpilih.

Dengan ucapan bismillahirahamanirrahim, saya terima pataka Partai Golkar ini dan insya Allah akan kami kibarkan di seluruh pelosok Sulawesi Selatan,” ucap IAS usai menerima Pataka Golkar tersebut.

News