Berandaindonesia.com, Makassar–Munafri Arifuddin, yang akrab disapa Appi, resmi mengembalikan formulir pendaftaran sebagai bakal calon Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Selatan di Kantor DPD Demokrat Sulsel, Minggu (18/10/2026).
Dalam momentum tersebut, Munafri yang juga Wali Kota Makassar mengklaim mengantongi dukungan dari 27 unsur, termasuk Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Demokrat.
Pengembalian formulir itu menandai keseriusan Munafri mengikuti proses pemilihan ketua dalam Musyawarah Daerah (Musda) Demokrat Sulsel yang dijadwalkan berlangsung pada 23 Oktober 2026.
Munafri datang dengan bersama 24 ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Demokrat dari kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan. Kehadiran para pimpinan cabang tersebut memperlihatkan konsolidasi dukungan terhadap Wali Kota Makassar itu menjelang pelaksanaan Musda.
Sekretaris DPD Demokrat Sulsel, Haidar Majid, menerima langsung berkas pencalonan Munafri. Berdasarkan laporan mengenai kegiatan tersebut, berkas yang diserahkan telah diperiksa dan dinyatakan lengkap pada tahap penerimaan.
Saat ditanya mengenai jumlah pendukung yang mengiringi pencalonannya, Munafri menyebut angka 27 unsur. Unsur tersebut terdiri dari 24 DPC kabupaten/kota, dua dari DPD Sulsel (ketua dan sekretaris), dan satu DPP.
“27. 24 tambah 3. Ya, 24 tambah 3. Termasuk DPP,” kata Munafri kepada wartawan.
Dukungan Solid ke Appi Berkat Komunikasi Internal
Dukungan tersebut menjadi perhatian karena Munafri terbilang baru bergabung dengan Demokrat, tetapi langsung mengikuti penjaringan untuk posisi ketua di tingkat provinsi. Ia mengaku telah melakukan komunikasi dan konsultasi internal sebelum memutuskan maju.
“Ya, kan namanya komunikasi, konsultasi, dilaksanakan secara internal. Kita juga masuk ke dalam rumahnya orang, ya tentu harus melalui proses-proses, komunikasi dengan beberapa teman-teman, ya alhamdulillah bisa melakukan baik, lalu kita jalan saja,” ujarnya.
Munafri juga mengakui telah melakukan sejumlah pembicaraan dengan Ketua Umum Demokrat sebelum pencalonannya. Menurut dia, salah satu pembicaraan tersebut berkaitan dengan rencana maju sebagai calon Ketua DPD Demokrat Sulsel.
“Kita ada beberapa pembicaraan, salah satunya tentang ini. Jadi, kalau umpamanya ini bisa solid, kita jalan,” katanya.
Meski mengantongi dukungan yang disebutnya mencapai 27 unsur, Munafri tidak memastikan dirinya akan langsung terpilih dalam Musda. Ia menyebut peluang tersebut tetap bergantung pada proses yang akan berlangsung dalam forum partai.
“Potensinya ada. Tapi nanti kan kita lihat seperti apa prosesnya nanti di Musdanya,” ucapnya.
Sebelum pengembalian formulir, proses pencalonan Munafri telah dimulai melalui pengambilan formulir pada Kamis (15/10/2026).
Saat itu, Ketua Fraksi Demokrat DPRD Sulsel Fatma Wahyuddin mengambil formulir atas nama Munafri dengan membawa surat mandat. Formulir tersebut diterima Sekretaris Panitia Musda, Wahyu Syahruddin.

Pencalonan Munafri berlangsung di tengah pergantian kepemimpinan Demokrat Sulsel yang saat ini dipimpin Ni’matullah Erbe. Posisi Ni’matullah dan sikapnya terhadap proses pergantian kepemimpinan menjadi bagian penting dari dinamika internal partai menjelang Musda.
Panitia menjadwalkan pendaftaran bakal calon ditutup pada 21 Oktober 2026, dilanjutkan verifikasi berkas pada 22 Oktober. Musda V Demokrat Sulsel direncanakan berlangsung pada 23 Oktober 2026 di Hotel Claro Makassar.
Ni’matullah sendiri selaku ketua DPD Demokrat Sulsel saat ini, belum mengambil formulir pendaftaran. Demikian juga dari kader Partai Demokrat lainnya. Dengan untuk sementara saat ini, masih Munafri satu-satunya pendaftar.[]
Sumber: berandaindonesia.com