Haris Yasin Limpo Kembali Pimpin Kosgoro Sulsel

Haris Yasin Limpo

Wakil Ketua DPP Kosgoro 1957 Mustafa Radja menyerahkan Pataka Kosgoro 1957 kepada Haris Yasin Limpo yang baru saja terpilih sebagai ketua PDK Kosgoro 57 Sulsel di Hotel Novotel Makassar, Minggu 31 Mei 2026. (Dok. Foto: ist)

Berandaindonesia.com, Makassar–Musyawarah Daerah (Musda) Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Sulawesi Selatan menetapkan kembali Haris Yasin Limpo sebagai ketua untuk masa bakti 2026–2031. Haris terpilih secara aklamasi dalam Musda lanjutan yang digelar di Hotel Novotel Makassar, Minggu (31/5).

Musda tersebut merupakan kelanjutan dari persidangan sebelumnya yang sempat ditunda lantaran belum adanya calon yang mendaftarkan diri.

Musda Kosgoro 1957 PDK Sulsel sebelumnya berlangsung Minggu tanggal 18 Januari di Hotel MGH. Karena belum ada pendaftar calon ketua saat itu yang memenuhi syarat, panitia dan SC (Steering Committe) memutuskan menunda agenda pemilihan ketua.

Pemilihan ketua waktu dijadwalkan selesai sebelum Musda DPD I Partai Golkar Sulsel digelar. Musda Golkar Sulsel sendiri belum terselenggara sampai saat ini.

Wakil Ketua Umum Pimpinan Pusat Kolektif (PPK) Kosgoro 1957, Mustafa M. Radja waktu itu menegaskan penundaan merupakan langkah konstitusional untuk menjaga marwah dan ketertiban organisasi.

Pada pelaksanaan Musda lanjutan ini, Haris Yasin Limpo menjadi satu-satunya kandidat yang mendaftarkan diri dan memenuhi persyaratan administrasi hingga batas waktu pendaftaran berakhir.

Wakil Ketua Umum Pimpinan Pusat Kolektif (PPK) Kosgoro 1957, Mustafa M. Rajab yang kembali datang untuk melanjutkan musda yang tertunda sebelumnya ini ini.

“Musda Kosgoro 57 Provinsi Sulsel ini hanya melanjutkan persidangan yang tertunda. Karena pada saat yang pertama saya hadir, lewat acara pembukaan dan seterusnya. Itu belum ada calon yang mengajukan, yang mendaftar,” kata Mustafa.

Ia menjelaskan, karena waktu pelaksanaan saat itu sudah sangat terbatas. Forum akhirnya memutuskan untuk mendemisionerkan kepengurusan lama. Selanjutnya menjadwalkan kelanjutan pelaksanaan Musda melalui pencabutan skorsing sidang.

Baca Juga  Golkar Sulsel Belum Pasti Musda Bulan Maret Ini

“Dan kemudian kita melanjutkan Musda, dan alhamdulillah hari ini sudah ada calon yang mengajukan yaitu ternyata adalah Ketua PDK Kosgoro 57 Provinsi Sulsel yang lama dan tidak menyalahi aturan, ya, dari segi administrasi dan anggaran dasar/rumah tangga, maka beliau berhak untuk mengajukan kembali,” ujar Mustafa usai penutupan Musda.

Dengan demikian, forum Musda secara bulat menetapkan Haris Yasin Limpo kembali sebagai Ketua PDK Kosgoro 1957 Sulsel untuk periode kedua 2026-2031.

Program Kerja Prioritas Haris

Usai terpilih, Haris Yasin Limpo menegaskan komitmennya untuk memperkuat organisasi melalui dua program strategis utama selama lima tahun ke depan.

Haris menjanjikan Program pertama, yaitu memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat kecamatan. Menurutnya, keberhasilan organisasi dalam menjalankan fungsi sosial dan pengabdiannya kepada masyarakat, sangat bergantung pada soliditas struktur hingga ke tingkat akar rumput.

“Yang pasti ada dua program strategis ke depan untuk PPK masa bakti berikutnya. Yang pertama berkaitan dengan konsolidasi. Konsolidasi sampai dengan tingkat bawah. Karena ini penting, karena biar bagaimana organisasi bisa jalan dan bekerja untuk masyarakat, kalau konsolidasi itu terbentuk sampai dengan tingkat kecamatan,” kata Haris.

Program kedua adalah pendidikan dan pengkaderan. Haris menilai Kosgoro 1957 harus mampu menyiapkan kader-kader berkualitas sebagai sumber kader Partai Golkar dalam menghadapi berbagai agenda politik, termasuk pemilihan legislatif dan pemilihan kepala daerah.

“Kosgoro harus mempersiapkan kader sebagai sumber kader dari Golongan Karya. Kenapa? Karena dia akan menghadapi pemilihan legislatif dan pemilihan kepala daerah. Nah, sehingga dengan apa, bermodalkan pendidikan pengkaderan, mewadahkan pendidikan yang lain. Itu otomatis bisa mengangkat sumber daya Kosgoro untuk bersaing di tingkat partai,” jelasnya.

Baca Juga  Purbaya Santai Tanggapi Isu “Di-Noel-kan”: Gaji Saya Cukup, Cuma Tanggung Jawab ke Presiden

Haris juga menegaskan bahwa konsolidasi hingga tingkat bawah dan penguatan pendidikan kader menjadi kunci agar Kosgoro mampu melahirkan sumber daya manusia yang siap berkompetisi dan berkontribusi bagi organisasi maupun partai.

Selain memaparkan program kerja, Haris mengungkapkan bahwa saat ini masih terdapat enam kepengurusan tingkat kabupaten yang belum definitif. Pelaksana tugas (Plt) yang masih memimpin Kosgoro di kabupten dan kota, tidak memiliki hak suara dalam Musda.

“Yang belum itu sisa enam. Yang lain itu karena ada beberapa yang pindah, sehingga diangkat PLT. Kalau PLT itu tidak punya suara di Musda,” katanya.

Ia menjelaskan, dari total 29 suara yang seharusnya ada dalam Musda, hanya sekitar 20 suara yang terdaftar dan memiliki hak suara. Selain unsur daerah, hak suara juga berasal dari lima organisasi gerakan dan lembaga yang berada di bawah naungan Kosgoro 1957.

Sejumlah pengurus PPK Kosgoro 1957, di antaranya Wakil Ketua Umum Mustafa M. Rajab, Pelaksana Harian Sekretaris Jenderal Helmi Dje, serta Wakil Sekretaris Jenderal Arifin Majid turut menghadiri musda Kosgoro 1957 Sulsel lanjutan ini.

Kembalinya Haris Yasin Limpo menandai berlanjutnya kepemimpinan yang mampu memperkuat jaringan organisasi Kosgoro 1957 di Sulawesi Selatan. Sekaligus mampu menyiapkan kader-kader unggul menghadapi dinamika politik di masa mendatang.

Haris Yasin Limpo
Banner Haris YL di untuk Musda Kosgoro 57 Sulsel.

Haris Yasin Limpo pernah menjabat anggota DPRD Kota Makassar 1999-2004, 2004-2009 dan 2009-2014. Ia juga pernah menjabat sekretaris DPD Golkar Kota Makassar saat mendampingi wakil walikota Makassar waktu itu Supomo Guntur yang menjabat sebagai ketua DPD Golkar Makassar.

News