Grace Natalie Tegaskan Polemik Video JK Tak Libatkan PSI

Grace Natalie

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie memberikan keterangan kepada wartawan. Foto: ANTARA

Berandaindonesia.com, Jakarta – Sekretaris Dewan Pembina PSI Grace Natalie menegaskan polemik laporan terkait unggahan video Jusuf Kalla tidak berkaitan dengan partai. Grace menyebut unggahan itu lahir dari sikap pribadi sebagai warga.

Grace juga meminta agar Dewan Pimpinan Pusat PSI tidak memberi bantuan hukum atas kasus yang ia jalani saat ini.

“Ketika minggu lalu ada pernyataan dari Ketua Harian Ahmad Ali. Saat ini saya ingin menyampaikan bahwa pernyataan beliau itu di dasari oleh permintaan saya sebagai pendiri partai,” kata Grace dalam konferensi pers di Jakarta Pusat, Senin (11/5).

Grace menyampaikan pernyataan itu setelah polemik video terkait Jusuf Kalla memicu laporan ke Bareskrim Polri. Namun, Grace tetap yakin unggahan tersebut tidak melanggar hukum. Karena itu, Grace mengambil tanggung jawab penuh atas seluruh unggahan dalam akun media sosial pribadinya.

Baca Juga  Tradisi Pacu Jalur Harus Jadi Kekuatan Diplomasi Budaya

“Saya yang menginstruksikan kepada Ketua Harian, karena saya memang mengupload materi saya di media sosial saya selaku pribadi sebagai warga masyarakat dan saya yakin. Saya optimistis bahwa di sana tidak ada pelanggaran hukum. Jadi tidak ada sangkut pautnya dengan PSI,” ujar dia.

Sebelumnya, Ketua Harian DPP PSI Ahmad Ali menegaskan partai tidak akan memberi bantuan hukum kepada Grace. Ahmad Ali menilai tindakan Grace berada di luar tugas partai. Karena itu, Ahmad Ali meminta Grace mempertanggungjawabkan persoalan tersebut secara pribadi.

“Jadi secara kelembagaan kami pastikan kita tidak akan memberikan bantuan hukum secara kelembagaan kepartaian karena ini hal-hal yang harus mereka pertanggungjawabkan secara pribadi,” kata Ali di kantor DPP PSI, Selasa (5/5).

Baca Juga  Alumni Unhas Rindu BEM Unhas, Realitas Unhas Berkata Lain

Grace Natalie Dilaporkan Bersama Ade Armando dan Permadi Arya

Selain Grace, polemik video itu juga menyeret Ade Armando dan Permadi Arya. Perwakilan LBH Syarikat Islam dan SEMMI, Gurun Arisastra, menyampaikan laporan terhadap ketiganya berkaitan dengan narasi dalam unggahan video ceramah Jusuf Kalla di Masjid UGM. Dalam ceramah itu, Jusuf Kalla menjelaskan konflik di Poso dan Ambon.

“LBH Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia dan LBH Syarikat Islam beserta LBH Muhammadiyah, Hidayatullah, AFKN dan organisasi lainnya telah melaporkan tiga figur Ade Armando, lalu Permadi Arya, dan juga Grace Natalie,” ujar Gurun Arisastra kepada wartawan di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (4/5).

News