Berandaindonesia.com, Makassar – Wakil Sekretaris DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Sulawesi Selatan Jabal Nur mengajak masyarakat Gowa tetap tenang menghadapi proses hak angket DPRD Gowa terhadap Bupati Gowa. Ia menegaskan proses politik itu memiliki mekanisme yang jelas. Karena itu, masyarakat perlu menunggu seluruh tahapan hingga selesai sesuai koridor hukum.
Jabal menilai hak angket merupakan bagian dari mekanisme politik yang sah. Karena itu, seluruh pihak perlu menghormati setiap tahapan tanpa menciptakan kegaduhan. Selain itu, ia menekankan proses tersebut akan berakhir melalui keputusan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Semua proses hak angket di Gowa adalah proses politik dan pasti akan ada ujungnya. Semua akan dipastikan berada dalam koridor yang benar.” kata Jabal.
Selanjutnya, Jabal meminta masyarakat memberi ruang kepada Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Gowa untuk menjalankan tugasnya. Dengan begitu, pembahasan dapat berlangsung secara tertib. Karena itu, masyarakat tidak perlu menunjukkan kepanikan ataupun memicu ketegangan selama proses berjalan.
Kemudian, Jabal menegaskan aparat penegak hukum memiliki kewenangan apabila proses politik memunculkan persoalan yang memerlukan tindak lanjut hukum. Sementara itu, masyarakat sebaiknya tetap menjaga situasi agar tetap kondusif selama tahapan berlangsung.
“Kalau dalam proses politik ada yang perlu dibawa ke ranah hukum, biarkan aparat penegak hukum bekerja dengan caranya masing-masing. Masyarakat tidak perlu saling mengerahkan massa untuk berdemonstrasi.” ujarnya.
Selain itu, Jabal menyoroti kelompok yang menurutnya memiliki kepentingan politik untuk mengganti Bupati Gowa sebelum seluruh proses selesai. Oleh sebab itu, ia meminta semua pihak menghormati mekanisme yang sedang berjalan tanpa tekanan politik.
“Kalaupun ada oknum atau kepentingan politik tertentu yang ingin mengganti Bupati Gowa, tidak usah terlalu berambisi. Tidak perlu sampai membuat spanduk penolakan saat bupati melakukan kunjungan kerja.” kata Jabal.
Sekretaris PAN Sulsel Ajak Pihak Bersabar Tunggu Proses Politik
Terakhir, Jabal mengajak semua pihak bersabar menunggu hasil proses politik. Selain itu, ia juga menyoroti Muhammad Basri alias Basri Kajang. Menurutnya, Basri Kajang selama ini hanya memanfaatkan nama Bupati Gowa untuk kepentingan pribadi.
“Tunggu saja proses politik yang ada. Jangan saling mencederai, atau kasarnya jangan memaksakan kudeta di tengah jalan.” ujarnya.
“Dugaan saya, apa yang dilakukan Basri Kajang selama ini hanya menjual-jual nama Bupati Gowa untuk kepentingan pribadinya.” sambung Jabal.