Prabowo Tegur Polri hingga Jaksa: Jangan Pernah Lupa Kalian Milik Rakyat

Prabowo

Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato sambutan dalam peresmian Bendungan Meninting di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Jumat (10/7). Foto: Sekretariat Presiden

Berandaindonesia.com, JakartaPresiden Prabowo Subianto meminta seluruh aparatur negara segera berbenah dan melakukan introspeksi. Selain itu, Prabowo menegaskan seluruh pejabat harus melayani rakyat serta menghentikan praktik korupsi dan penipuan sesuai tuntutan masyarakat.

Prabowo menyampaikan arahan itu saat meresmikan lima bendungan yang berpusat di Bendungan Meninting, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Jumat (10/7). Selanjutnya, ia mengajak birokrat, pejabat militer, kepolisian, dan kejaksaan mengevaluasi kinerja masing-masing.

“Saya minta kita introspeksi terutama para birokrat. Ini banyak birokrat di sini yang saya lihat ya. Birokrat introspeksi, kita semua introspeksi. Pejabat-pejabat militer dan polisi introspeksi.” kata Presiden Prabowo.

Kemudian, Prabowo mengingatkan seluruh aparatur negara memegang amanah rakyat. Karena itu, setiap pejabat wajib mengutamakan kepentingan masyarakat dalam setiap pelaksanaan tugas dan tanggung jawab.

Baca Juga  Prabowo Targetkan Ibu Kota Nusantara Jadi Pusat Politik di 2028

“Saudara adalah milik rakyat, bintangmu dari rakyat, sepatumu dari rakyat, topimu dari rakyat. Jangan pernah lupa itu. Kejaksaan demikian juga. Anda jaksa ya? Pakai bintang juga loh. Kau juga milik rakyat.” ujarnya.

Selain itu, Prabowo mengajak seluruh aparatur pemerintahan, birokrasi, kementerian, dan lembaga memperbaiki diri. Menurut dia, rakyat menginginkan pemerintahan bersih sehingga setiap pejabat harus menghormati harapan tersebut.

“Kepada aparat negara, kepada petugas-petugas negara yang ada di pemerintahan, yang ada di birokrasi, di setiap kementerian, di setiap lembaga, marilah kita bersama-sama benahi diri, perbaiki diri.” tegasnya.

Selanjutnya, Prabowo kembali mengingatkan seluruh aparatur negara agar tidak mengabaikan aspirasi masyarakat. Sebab, rakyat menghendaki pemerintahan yang bebas dari korupsi maupun berbagai bentuk penipuan.

Baca Juga  Presiden RI Prabowo Mengajak Kembali Menjalankan UUD 1945

“Saya tidak mau lihat ke belakang, tapi saya mohon perbaiki diri, mawas diri. Jangan melawan kehendak rakyat. Rakyat tidak ingin korupsi dibiarkan, rakyat tidak ingin penipuan-penipuan dilanjutkan.” ujarnya.

Prabowo Tegaskan Hukum bukan hanya untuk Orang Berpangkat

Prabowo juga mengakui pemerintah menghadapi tantangan dalam menjalankan berbagai program. Meski demikian, ia menegaskan pemerintah tetap menempuh jalur hukum saat menghadapi pelaku korupsi tanpa membedakan kedudukan maupun latar belakang ekonomi.

“Kadang-kadang saya itu hadapi maling-maling koruptor itu rasanya itu, tapi harus sesuai prosedur hukum. Ya kita laksanakan, kita akan tegakkan hukum, dan hukum itu untuk semua, bukan untuk hanya orang kuat saja, bukan hanya untuk orang kaya saja.” katanya

News