Lagi, Unhas Tambah Empat Guru Besar

Unhas Tambah Guru Besar

Guru Besar yang dikukuhkan memberikan orasi ilmiah di depan dewan profesor Senat Akademik Unhas: Prof. Rini Rachmawaty, S.Kep., Ns., MN., Ph.D., Prof. Dr. Agussalim, SE., M.Si., Prof. Dr. Madris, S.E., D.P.S., Prof. Dr. Muhammad Ismail (Dok. Foto: Humas Unhas, Kolase Berandaindonesia.com)

Berandaindonesia.com, Makassar–Universitas Hasanuddin (Unhas) kembali menambah empat guru besar dengan jabatan akademik profesor di Kampus Unhas Tamalanrea, hari ini (10/02/2026). Keempat profesor baru yang dikukuhkan ini, tiga di antaranya berasal dari Fakultas Ekonomi dan satu dari Fakultas Keperawatan.

Pelaksanaan pengukuhan melalui Rapat Paripurna Senat Akademik terbatas dalam rangka upacara Pengukuhan dan Penerimaan Anggota Dewan Profesor terhadap empat guru besar. Rapat berlangsung pagi di Ruang Senat Akademik Unhas, Lantai 2 Gedung Rektorat, Kampus Unhas Tamalanrea.

Rektor Unhas Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa hadir langsung pada prosesi pengukuhan ini. Selain Prof. Jamaluddin, hadir juga Ketua, Sekretaris, dan Anggota Majelis Wali Amanat, Senat Akademik, Dewan Profesor, tamu undangan, serta keluarga besar dari para profesor yang dikukuhkan.

Adapun empat profesor yang mendapatkan pengukuhan adalah:

  1. Prof. Dr. Agussalim, SE., M.Si., Guru Besar Bidang Ilmu Ekonomi Pembangunan dan Perencanaan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis
  2. Prof. Dr. Madris, S.E., D.P.S., M.Si., Guru Besar Bidang Ilmu Ekonomi Kependudukan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis
  3. Prof. Dr. Muhammad Ismail, S.E., M.Si., Guru Besar Bidang Ilmu Manajemen Pemasaran, Fakultas Ekonomi dan Bisnis
  4. Prof. Rini Rachmawaty, S.Kep., Ns., MN., Ph.D., Guru Besar Bidang Ilmu Manajemen Keperawatan, Fakultas Keperawatan
Baca Juga  Kerusuhan Besar Pecah di Los Angeles, Trump Kerahkan 2.000 Pasukan

Sambutan Rektor Unhas

Dalam sambutan, Rektor Unhas Prof Jamaluddin menyampaikan bahwa dalam kerangka Kampus Berdampak, peran para profesor perlu diformulasikan. Formulasi itu bertujuan agar profesor tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pada kontribusi nyata bagi masyarakat. Unhas memiliki kapasitas besar untuk memberikan dampak signifikan tersebut.

Prof. Jamaluddin juga menekankan agar seluruh sivitas akademika dapat terus mendorong tumbuhnya semangat belajar lintas bidang. Selain itu, civitas akademika juga mendorong keterbukaan terhadap gagasan baru, serta kolaborasi antar disiplin ilmu sebagai kekuatan utama dalam pengembangan akademik dan riset.

“Beragam latar keilmuan para guru besar Unhas, menjadi pondasi penting dalam menjawab tantangan masa depan. Kompleksitas permasalahan global saat ini membutuhkan perspektif multidisiplin yang saling melengkapi,” jelas Prof Jamaluddin.

Baca Juga  Presiden RI Melantik 11 Menteri, Wamen dan kepala Lembaga

Di akhir sambutannya, Prof. Jamaluddin berharap para guru besar Unhas dapat terus berperan sebagai motor penggerak perubahan untuk mewujudkan kampus yang berdampak bagi masyarakat. Karena itu, kata Jamaluddin menambahkan, para guru besar tidak hanya unggul dalam pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi teladan dalam menjaga kualitas akademik, etika keilmuan, dan integritas ilmiah.

Hingga tahun 2025 lalu, Unhas sudah mempunyai guru besar sebanyak 468 orang, dengan status aktif. Dalam jumlah, sudah mencakup guru besar yang belum pengukuhan namun sudah aktif menjalankan tugas dalam jabatan profesor.[]

News