Purbaya: WFH Tak Ganggu Produktivitas, Justru Hemat BMM Jika Diterapkan Selektif

Purbaya

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (27/3). Foto: ANTARA

Berandaindonesia.com, Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai kebijakan work from home tidak akan mengganggu produktivitas nasional. Ia menyebut kebijakan ini justru berpotensi menghemat konsumsi energi.

Purbaya menegaskan pemerintah akan menerapkan WFH secara selektif. Ia menilai pendekatan itu penting agar aktivitas ekonomi tetap berjalan optimal.

“Nggak (mengganggu), kalau kita pilih dengan cermat. Kalau kita pilih Jumat, jadi pasti ada penghematan BBM berapa persen lah, saya nggak tahu detailnya karena bisa berubah-ubah tergantung harga minyak,” ujar Purbaya, Jumat.

Selain itu, Purbaya menjelaskan sektor strategis tetap beroperasi normal. Ia menyebut industri manufaktur dan layanan publik tidak terdampak kebijakan tersebut.

Ia menilai tidak semua pekerjaan dapat dilakukan dari rumah. Karena itu, pemerintah akan menentukan sektor yang bisa menerapkan WFH.

Baca Juga  Gubernur Andra Soni mulai program Bangun Jalan Desa, Pemprov Banten fokus tingkatkan infrastruktur

“Kalau untuk produktivitas kan, kalau untuk pabrik-pabrik dan lain-lain yang memang memerlukan kerja terus-menerus, ya nggak harus kan. Terus untuk pelayanan publik ya tetap jalan. Jadi harusnya nggak masalah kalau cuma satu hari saja. Produktivitas kita total nggak akan terlalu terganggu,” jelas Purbaya.

Di sisi lain, Purbaya menilai WFH dapat menekan konsumsi BBM. Ia menyebut pengurangan mobilitas masyarakat menjadi faktor utama efisiensi energi.

Namun, ia mengakui besaran penghematan bergantung pada harga minyak dunia. Oleh karena itu, pemerintah masih menghitung dampak kebijakan tersebut.

“Pak Presiden monitor langsung gitu. Ini sebentar lagi diumumkan oleh Pak Menko Perekonomian (Airlangga Hartarto),” imbuhnya.

Selanjutnya, pemerintah terus menggelar rapat untuk mematangkan skema kebijakan. Presiden Prabowo Subianto juga memantau langsung proses tersebut.

Baca Juga  Prodi Urologi FK Unhas Susun Kurikulum Baru, Respons Kebutuhan Dokter Spesialis

Dengan demikian, pemerintah berupaya memastikan kebijakan WFH berjalan efektif. Pemerintah juga ingin menjaga keseimbangan antara efisiensi energi dan produktivitas ekonomi.

News