Argentina Come Back Kalahkan Inggris 2-1 dan Melaju ke Final

Argentina Kalahkan Inggris

Argentina menatap Final. Delapan gol Lionel Messi memberi kekuatan Argentina masuk ke final Piala Dunia FIFA 2026. (Dok. Foto: FIFA)

Piala Dunia 2026

Berandaindonesia.com, Makassar–Tim Argentina bangkit dari ketertinggalan dan kalahkan Inggris 2-1 pada semifinal Piala Dunia FIFA 2026 di MetLife Stadium, New Jersey, Rabu (16/7) waktu setempat. Argentina memastikan diri lolos ke final menghadapi Spanyol.

Harry Kane membawa Inggris unggul pada menit ke-38 setelah menerima umpan Jude Bellingham. Namun Argentina membalikkan keadaan melalui gol Enzo Fernández pada menit ke-85 dan Lautaro Martínez pada menit 90+3, keduanya berawal dari assist Lionel Messi.

Kemenangan itu mengantarkan juara bertahan Argentina ke final Piala Dunia untuk dua edisi berturut-turut. Mereka akan menghadapi Spanyol, yang sehari sebelumnya mengalahkan Prancis 2-0, pada laga final 19 Juli di stadion yang sama.

Meski tidak mencetak gol, Messi menjadi figur sentral kemenangan Argentina. Kapten tim berusia 39 tahun itu menciptakan dua assist dan mengendalikan ritme permainan ketika Argentina meningkatkan tekanan pada babak kedua.

Baca Juga  Munafri Telusuri Tompobulu Cari Solusi Atas Keterbatasan Lahan Pekuburan di Makassar

Argentina tampil lebih dominan setelah turun minum dengan menguasai lini tengah melalui Rodrigo De Paul, Enzo Fernández, dan Alexis Mac Allister. Sebaliknya, Inggris lebih banyak bertahan setelah unggul dan kesulitan mempertahankan penguasaan bola hingga akhirnya kebobolan dua gol pada menit-menit terakhir.

Pelatih Argentina Lionel Scaloni mengatakan timnya tidak kehilangan keyakinan meski sempat tertinggal dan mampu memanfaatkan perubahan taktik pada babak kedua.

Scaloni juga memuji kontribusi Messi yang kembali menjadi pembeda melalui visi bermain dan kemampuannya menciptakan peluang, meskipun tidak mencetak gol.

Pelatih Inggris Thomas Tuchel mengatakan timnya mengendalikan pertandingan dalam waktu yang cukup lama, tetapi kehilangan konsentrasi pada fase akhir laga. Menurutnya, Argentina memanfaatkan dua peluang penting secara efektif, sementara Messi kembali menunjukkan kemampuannya mengubah jalannya pertandingan.

Baca Juga  Masih Ada Warga Jakarta Buang Sampah di Kali Ciliwung

Laga tersebut dipimpin wasit Ismail Elfath (44 tahun), wasit FIFA yang mewakili Amerika Serikat. Elfath kini berkarier di bawah Federasi Sepak Bola Amerika Serikat. Elfath berasal dan lahir di Casablanca, Maroko.

Keunggulan Masing-masing Tim

Kemenangan Argentina ditopang efektivitas penyelesaian akhir, dominasi lini tengah, serta ketenangan menghadapi tekanan. Emiliano Martínez tampil solid di bawah mistar, sementara Lautaro Martínez memastikan kemenangan melalui penyelesaian akhir pada masa injury time.

Di kubu Inggris, Kane menjadi pemain paling berbahaya dengan satu gol yang dicetaknya, sedangkan Bellingham tampil menonjol setelah mengatur permainan lini tengah dan memberi assist untuk gol pembuka. Namun, menurunnya intensitas tekanan dan semakin dalamnya garis pertahanan Inggris pada babak kedua memberi ruang bagi Argentina untuk mengendalikan permainan.

News