Berandaindonesia.com, Jakarta – Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto merespons dukungan sejumlah partai koalisi agar Prabowo Subianto maaju kembali pada Pilpres 2029. Hasto menghormati dukungan dari PKB, PAN dan Golkar.
Hasto menegaskan, sikap partai memiliki kedaulatan dalam menentukan sikap politiknya. Pernyataan ini ia sampaikan usai jumpa pers jelang Soekarno Run di GBK.
“Setiap partai memiliki kedaulatan dan strategi di dalam menyampaikan sikap-sikap politiknya,” ujar Hasto di Jakarta, Jumat (6/2).
Lebih lanjut, Hasto menjelaskan PDIP tidak akan ikut campur urusan internal partai lain. Menurutnya, setiap partai mendasarkan sikap mereka pada kalkulasi dan pertimbangan mendalam.
“PDIP tidak mencampuri ya rumah tangga setiap partai politik dan itu semua di hormati oleh PDIP karena mereka di dalam menentukan sikap tentu saja melalui suatu kalkulasi, pertimbangan, dan juga kepentingan bangsa dan negara,” katanya.
Sementara itu, PDIP saat ini fokus pada konsolidasi internal. Hasto menginstruksikan setiap kader untuk turun langsung ke lapangan, terutama pasca bencana besar di Sumatra.
“Itu yang menjadi skala prioritas PDIP, termasuk memastikan agar fungsi-fungsi dasar negara dapat dijalankan dengan baik; pendidikan, kesehatan, harapan hidup lebih baik, pekerjaan yang layak,” jelasnya.
Sebelumnya, PAN, Golkar, dan PKB menyatakan dukungan untuk Prabowo maju dua periode. Namun demikian, mereka masih mempertimbangkan dukungan untuk Gibran.
Di sisi lain, Ketua Dewan Kehormatan Partai Gerindra Ahmad Muzani secara tegas menyerukan Prabowo memimpin dua periode. Muzani menyampaikan seruan ini dalam perayaan HUT ke-18 Partai Gerindra di kompleks parlemen, Jumat (6/2).
“Kalau saya mengatakan Gerindra jawabannya menang, Prabowo jawabannya Presiden, Presiden jawabannya dua periode,” tegas Muzani.
Pernyataan Muzani di sambut teriakan kader Gerindra yang hadir dalam acara tersebut.