Hasan Nasbi Kritik Saiful Mujani Soal Ajakan Jatuhkan Prabowo, Singgung Lewati Batas Demokrasi

Hasan Nasbi

Mantan Kepala Kantor Kepresidenan Hasan Nasbi. Foto: ANTARA

Berandaindonesia.com, Jakarta – Hasan Nasbi melontarkan kritik tajam kepada Saiful Mujani terkait ajakan menjatuhkan Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Ia menyampaikan kekecewaan melalui unggahan Instagram, sekaligus menilai ajakan itu melampaui batas demokrasi.

Hasan Nasbi menyampaikan kritik tersebut melalui akun Instagram @hasan_nasbi pada Senin (6/4). Ia mengunggah pernyataan yang menyoroti sikap Saiful dalam sebuah acara diskusi politik. Ia juga menilai sikap itu tidak mencerminkan komitmen terhadap demokrasi.

“Saya terpaksa mengungkapkan kekecewaan saya,” kata Hasan dalam Instagram-nya, Senin (6/4).

Selain itu, Hasan Nasbi menyertakan potongan video yang menampilkan pernyataan Saiful dalam sebuah acara. Video itu memperlihatkan Saiful berbicara di depan peserta dengan latar tulisan ‘Halal Bihalal: Sebelum Pengamat Ditertipkan’.

Baca Juga  Prabowo: White House Pelajari Program Makan Bergizi Gratis

Acara tersebut berlangsung di Komunitas Utan Kayu, Jakarta Timur, pada 31 Maret. Saiful hadir sebagai pengamat politik senior dan menyampaikan pandangan di akhir sesi diskusi.

“Ya hanya kita yang bisa, rakyat, ’98 juga tidak akan terjadi kalau rakyat dan teman-teman enggak turun, enggak akan itu MPR akan menurunkan Suharto, enggak akan,” kata Saiful Mujani dalam potongan video yang di cantumkan Hasan.

Selanjutnya, Hasan menyinggung sejumlah pihak yang mengaku sebagai pejuang demokrasi. Namun, ia menilai mereka hanya menerima demokrasi saat sesuai kepentingan pribadi atau kelompok.

Ia juga menilai sebagian pihak mudah tergoda menyampaikan pernyataan berlebihan. Menurutnya, ajakan menjatuhkan pemerintah termasuk bentuk pernyataan yang melewati batas.

Baca Juga  TB Hasanuddin Desak Usut Tuntas Kasus Air Keras kepada Andrie Yunus

“Apalagi yang menyampaikan ingin menjatuhkan presiden itu seorang profesor ilmu politik, seorang konsultan politik, seorang polster,” ujarnya.

Hasan Nasbi Tegaskan Kritik Tetap Penting dalam Demokrasi

Lebih lanjut, Hasan menegaskan bahwa kritik terhadap pemerintah tetap penting dalam demokrasi. Namun, ia menolak ajakan menjatuhkan pemerintahan yang berjalan sesuai aturan hukum.

“Tapi kalau pemerintah tidak melakukan pelanggaran, tidak melakukan kesalahan melanggar undang-undang, tidak menabrak konstitusi tapi anda ingin mengajak masyarakat untuk menjatuhkan presiden karena perasaan anda tidak terpenuhi, karena keinginan anda tidak tercapai itu sesuatu hal yang tidak bisa diterima,” ujar dia.

News