Musda Golkar Sulsel
Berandaindonesia.com, Makassar–Dua bakal calon (bacalon) ketua DPD Partai Golongan Karya (Golkar) Sulawesi Selatan (Sulsel) telah mengambil formulir di kantor DPD Golkar Sulsel hari ini, Senin (13/7/2026). Kedua bakal calon ini adalah Munafri Arifuddin dan Ilham Arief Sirajuddin. Keduanya mengutus wakil untuk mengambil formulir.
Steering Committee (SC) Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Golkar Sulsel resmi membuka pendaftaran bacalon Ketua DPD I Golkar Sulsel, mulai 13 sampai dengan 17 Juli 2026. Pengambil formulir berlangsung 13-14 Juli. Sementara untuk pengembalian formulir, dijadwalkan pada 15-17 Juli. SC akan melakukan verifikasi kelengkapan berkas bacalon pada 17 Juli. Tanggal Musda diagendakan pada 18 Juli.
Munafri Arifuddin Pengambil Formulir Pertama
Siang pada hari pertama pendaftaran Senin 13 Juli, panitia Musda Golkar Sulsel telah menerima perwakilan dari Ketua Golkar Kota Makassar Munafri Arifuddin (Appi) untuk mengambil formulir. Kubu Appi mengirim Siswanto untuk mengambil formulir pendataran calon ketua.

Zulkarnain Arief selaku “ketua kelas” Tim Appi untuk Musda Golkar Sulsel menyatakan bahwa Pihak Appi menjadwalkan mengembalikan formulir tersebut bersamaan dengan jadwal Ilham Arief Sirajuddin (IAS). Dari pihak IAS sendiri belum ada konfirmasi mengenai jadwal pengembalian formulir pencalonan.
Sesuai keterangan tertulis Zulkarnain Arief yang diterima Berandaindonesia.com, tim akan mengantar Appi mengembalikan formulir dengan menyertakan 20 surat rekomendasi dari DPD Golkar Kabupaten/kota yang telah dibuat secara resmi untuk mendukung Appi sebagai calon ketua DPD Golkar Sulsel.
“Pengembalian formulir kita pasti sesuai tahapan. Kita akan membawa 20 surat rekomendasi dukungan yang sudah dipegang Pak Appi. Dukungan itu bermaterai dan diputuskan melalui rapat Pleno,” jelas ketua DPD Golkar Takalar ini.
Bagaimana dengan pendukung Appi yang sudah beralih kepada IAS? Zulkarnain mengklaim surat dukungan tersebut tetap sah meski sudah ada juga memberikan rekomendasi ke IAS. Masalahnya, menurut Zulkarnain, surat dukungan kepada Appi tidak pernah dicabut atau dibatalkan sampai saat ini.
“Saya sudah mempersilakan mengambil surat dukungannya jika memang mau mengalihkan dukungan dari Pak Appi. Saya tunggu mereka datang ambil surat aslinya. Tapi tidak ada yang datang. Berarti tetap sah dukungannya ke Pak Appi,” jelas Zulkarnain.
Diketahui, Appi sebelumnya mendapat dukungan dari mayoritas DPD kabupaten/kota untuk menjadi calon pada Musda Golkar Sulsel. Namun belakangan, sebagian DPD itu telah juga mengeluarkan surat dukungan kepada IAS.
IAS Diwakili Anaknya
IAS sendiri mengutus anaknya Amirul Yamin Ramadhansyah alias Iyul ke kantor Golkar Sulsel Jln Amanagappa Makassar untuk mengambil formulir pencalonan, Senin, 13 Juli 2026. Iyul datang bersama dengan sejumlah kerabat IAS, misalnya Saad Iranda Dollar yang pernah menjadi pengurus Golkar saat IAS menjabat ketua DPD Golkar Kota Makassar.

“Semua generasi Insya Allah punya ruang setara di bawah Beringin Rindang saat IAS memimpin DPD Golkar Sulsel,” kata Iyul kepada wartawan usai pembilan formulir di kantor Golkar Sulsel.
Saat pengebalian Formulir pendaftaran calon ketua Golkar Sulsel itu, kubu IAS akan membuktikan soliditas 22 ketua DPD kabupaten/kota yang telah memberikan dukungan kepada IAS. Mereka siap mengantar IAS mengembalikan formulir agar memudahkan panitia dan SC Musda Golkar Sulsel untuk memverifikasi dukungan tersebut.
Berikut ini adalah ketua-ketua DPD yang telah mengikuti rapat konsolidasi yang dipimpiin IAS yang berlangsung Hotel Swiss Bellin, Jalan Penghibur, Sabtu malam, 11 Juli 2026.
- Ambas Syam (Gowa),
- Ir. Hj. Liestiaty Fachruddin, M.Fish. (Bantaeng),
- Andi Ikhsan Iskandar Kr Ninra (Jeneponto),
- Andi Nirwan (Bulukumba),
- Basli Ali (Selayar),
- Andi Kartini Ottong (Sinjai),
- Andi Baso Fahsar M Padjalangi (Bone),
- dr Baso Rahmanuddin (Wajo),
- Andi Kaswadi Razak (Soppeng),
- Rahman Pina (Plt Barru),
- Andi Ilham Zainuddin (Pangkep),
- Andi Suhartina Bohari (Maros),
- H Aripin (Lutim),
- Andi Rahmat M Bandaso (Palopo),
- Viktor D Batara (Tator),
- Usman Marham (Pinrang),
- H Ahmad Shalihin Halim (Sekrtaris Golkar Sidrap)
- Husbi Tori (Sekretaris Luwu)
- Arfah Setiawan (Enrekang, perwakilan)
Hanya DPD Parepare, Luwu Utara dan Toraja Utara yang tidak hadir dalam pertemuan tersebut. Namun ketiganya telah menyerahkan langsung dukungan tertulis kepada IAS sebelumnya.[]